BIN Tegaskan Tak Ada Pasukan Khusus Rajawali, Minta Tak Dikaitkan dengan Nazi Jerman
Nasional

Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto menegaskan tak ada yang namanya pasukan khusus Rajawali. Rajawali bukanlah pasukan tersendiri melainkan hanya kepelatihan intelijen khusus

WowKeren - Badan Intelijen Negara (BIN) buka suara mengenai heboh Pasukan Khusus Rajawali yang ramai diperbincangkan. Bahasan ini mencuat usai Ketua MPR Bambang Soesatyo mengunggah sebuah video di akun Instagram miliknya.

Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto menegaskan tak ada yang namanya pasukan khusus Rajawali. Rajawali bukanlah pasukan tersendiri melainkan hanya kepelatihan intelijen khusus yang ditujukan bagi para personel BIN.

"Ini bukan pasukan (unit) tersendiri namun Kepelatihan Intelijen Khusus yang diberikan kepada personel BIN," kata Wawan, Selasa (15/9). "Yang bertugas di lapangan (bersama TNI, Polri), agar memahami tentang tugas dan dinamika di lapangan."

Pelatihan ini, dijelaskannya dilakukan berdasarkan evaluasi terhadap hasil operasi satgas di wilayah konflik, dimana personel BIN gugur saat bertugas di Papua. Sehingga ia menegaskan jika pasukan ini tak terkait dengan organisasi keamanan dan militer besar milik Partai Nazi Jerman.


"Kalau mengaitkan ini dengan Schutzstaffel Nazi Jerman, dan lain lain rasanya terlalu jauh," tegas Wawan.

Pasukan Rajawali yang dimaksud adalah siswa yang berasal dari Pendidikan Intelijen Khusus (Dikintelsus) dan menunjukkan kepiawaian mereka dalam rangkaian acara Inaugurasi Statuta Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) dan Peresmian Patung Bung Karno Inisiator STIN. Wawan mengatakan pasukan rajawali tersebut berpakaian dan bersenjata lengkap untuk mengisi acara penutupan Dikintelsus.

Penutupan Dikintelsus memang selalu diwarnai dengan atraksi keterampilan mulai dari bela diri, IT, bahan peledak hingga keterampilan senjata. Pendidikan ini ditujukan untuk mengasah kemampuan personel untuk mengatasi tugas yang berat saat terjun ke medan yang sulit.

"Dikintelsus Ini bukan dibentuk menjadi sebuah pasukan tetapi akan terjun secara personal/mandiri di wilayah tugas," ujarnya menjelaskan. "Jadi ini bukan pasukan tempur, meskipun latihannya adalah latihan para komando."

Sekali lagi, ia menegaskan tidak ada yang namanya Pasukan Khusus Rajawali. "Penamaan Pasukan Khusus Rajawali adalah kode sandi pendidikan yang selalu berubah kodenya di setiap jenis pendidikan," tegas Wawan.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait