Giant Buka Suara Soal Isu Pegawai Meninggal Terinfeksi Corona
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Giant angkat berbicara setelah beredar informasi di WhatsApp yang mengabarkan jika salah satu pegawainya telah meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona (COVID-19).

WowKeren - Seorang pegawai Giant dikabarkan meninggal dunia karena terinfeksi virus corona. Pegawai tersebut diketahui bekerja di Kota Bogor. Akibat adanya kasus COVID-19, seluruh gerai Giant yang berada di Bogor terpaksa ditutup demi mencegah penularan virus corona.

Berita ini pertama beredar di WhatsApp. Dalam pesan yang disebarluaskan, dijelaskan jika pegawai yang meninggal dunia itu merupakan seorang manajer. Pihak induk usaha Giant, PT Hero Supermarket Tbk akhirnya angkat berbicara mengenai berita tersebut.

Head of Corporate and Consumer Affairs PT Hero Supermarket Tbk, Diky Risbianto membantah jika Giant melakukan penutupan gerainya di Bogor. Meski demikian, ia membenarkan jika memang ada seorang pegawai Giant yang meninggal dunia baru-baru ini.

Diky menjelaskan jika pegawai tersebut menjabat sebagai Regional Manager Giant yang bertugas di kantor pusat Giant, Tangerang Selatan. Namun, ia sama sekali tidak menjawab apakah pegawai itu meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona seperti berita yang beredar atau tidak.

Diky menegaskan jika pekerjaan pegawai yang meninggal itu selalu bertanggung jawab dan mengawasi kegiatan operasional di kantor pusat Giant yang terletak di Tangerang Selatan. Selama pandemi, pegawai itu juga lebih banyak bekerja dari rumah atau secara online.


”Sebagai Regional Manager Giant, almarhum tidak bekerja di Bogor ataupun toko di area Bogor,” jelas Diky dalam keterangan tertulis seperti dilansir dari Kumparan, Rabu (16/9). “Melainkan di kantor pusat Giant di Tangerang Selatan dengan tanggung jawab untuk mengawasi kegiatan operasional Giant di wilayah Bogor dan Depok.”

Oleh sebab itu, Giant meyakini jika pegawai yang meninggal itu sama sekali tidak berkontak langsung dengan pelanggan. Diky turut mengungkap jika pegawai ini memang memiliki riwayat penyakit yang sudah lama diderita dan telah menjalani perawatan.

”Apalagi dengan kondisi pembatasan aktivitas selama COVID-19, almarhum banyak melaksanakan tugas secara online dan meminimalisir pertemuan di toko, ya,” terang Diky. “Sebelum meninggal, almarhum juga telah memiliki riwayat penyakit yang sudah lama diderita dan telah dirawat atas penyakit tersebut.”

Pihak Giant juga langsung bertindak setelah mendengar informasi yang beredar tersebut. Hal ini dilakukan dengan melakukan penelusuran kegiatan terakhir yang dilakukan pegawai tersebut sebelum meninggal dunia demi memastikan kenyamanan dan keselamatan seluruh pekerja maupun pelanggan Giant.

“Sebagai langkah pencegahan dan memastikan kenyamanan dan keselamatan pelanggan serta rekan kerja di toko, manajemen telah melakukan penelusuran kegiatan almarhum sebelum jatuh sakit untuk melakukan berbagai langkah pencegahan,” kata Diky. “Termasuk melakukan pembersihan mendalam dan menyeluruh di seluruh area toko serta kantor tempat almarhum bekerja.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts