Kemendagri Buka Suara Tanggapi Banyak Pejabat Daerah Meninggal Karena COVID-19
https://www.kemendagri.go.id/
Nasional

Turun ke lapangan demi tugas memang menjadi hal yang tak bisa dielakkan bagi para pejabat daerah maupun negara. Sehingga penting untuk selalu menerapkan protokol kesehatan

WowKeren - Kementerian dalam Negeri (Kemendagri) buka suara mengenai banyaknya pejabat daerah yang meninggal karena terinfeksi virus corona. Hal ini mengingat virus corona mampu menyerang siapa pun tanpa pandang bulu.

Oleh sebab itu, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar meminta agar seluruh pejabat negara maupun daerah mematuhi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020, tentang protokol kesehatan.

Salah satunya menerapkan 3M. Penting juga untuk menghindari kerumunan karena kerumunan bisa menjadi lahan subur bagi COVID-19 untuk menyebar. Selain itu, Bahtiar juga mengimbau pentingnya menjaga kesehatan agar daya tahan tubuh tetap kuat.

"COVID ini bisa kena siapapun, maka caranya terapkan 3M," kata Bahtiar dilansir Okezone, Kamis (17/9). "Kemudian, hindari kerumunan, jaga imun tubuh dengan vitamin C dan vitamin E, semua ruangan upayakan bisa terpapar sinar matahari, olah raga, serta pikiran juga harus sehat tak boleh stres dan panik."


Turun langsung ke lapangan untuk menjalankan tugasnya memang menjadi hal yang tak bisa dielakkan bagi para pejabat daerah maupun negara. Sehingga penting untuk selalu memperhatikan penerapan protokol kesehatan.

Karena COVID-19 bisa menyerang siapa saja, berdiam dari di rumah saja belum tentu aman bagi semuanya. Baik pejabat negara yang melakukan WFH maupun WFO harus sama-sama waspada.

"Di kantor kami sudah terapkan, yang masuk sesuai kebutuhan. Kemudian, yang ada riwayat sakit juga WFH. Tapi sekarang ini juga banyak cluster rumah OTG lalu bawa ke kantor," tegasnya. "Jadi prinsipnya semua waspada. Karena dirumah dan di lingkungan rumah kita juga bisa kena."

Masih dilansir Okezone, sejauh ini ada sedikitnya tujuh pejabat daerah yang meninggal karena terinfeksi virus corona. Beberapa di antaranya yakni Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifudin, Sekda DKI, Saefullah, dan Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait