Angin Kencang Hingga Hujan Es, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Masuki Masa Pancaroba
Nasional

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memperingatkan potensi hujan dengan intensitas tinggi di beberapa wilayah. Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung selama satu minggu ke depan

WowKeren - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan jika saat ini wilayah Indonesia tengah memasuki musim pancaroba. Oleh sebab itu, Deputi Bidang Meteorologi, BMKG Guswanto mengimbau agar masyarakat tetap waspada.

BMKG memperingatkan potensi hujan dengan intensitas tinggi di beberapa wilayah. Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung selama satu minggu ke depan.

"Menyusul rilis BMKG untuk peringatan kewaspadaan selama pancaroba menjelang masuknya musim hujan 2020/2021 yang telah kami sampaikan pada tanggal 7 September 2020 yang lalu," kata Guswanto dilansir Detik, Selasa (22/9). "Perlu disampaikan kembali bahwa kewaspadaan terhadap hujan dengan intensitas tinggi tetap perlu terus ditingkatkan."

Sementara itu, hujan telah mengguyur wilayah Bogor dan Sukabumi pada Senin (21/9) kemarin. Intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan 2 wilayah tersebut diterjang banjir bandang.

"Curah hujan intensitas tinggi hingga 110 mm dalam periode 4 jam (15.00-19.00 WIB) teramati di Citeko," ujarnya menjelaskan. "Hujan lebat ini dipicu oleh kondisi atmosfer yang labil dan diperkuat dengan adanya fenomena gelombang Rossby ekuatorial."


Hujan lebat juga disebabkan oleh faktor lain seperti adanya fenomena pertemuan angin. Ketiga fenomena alam ini, dikatakan Guswanto, mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.

"Serta adanya daerah pertemuan angin (konvergensi)," lanjutnya. "Kombinasi dari ketiga fenomena atmosfer ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar Jawa Barat."

Sebelum banjir menerjang pada Senin siang, BMKG rupanya telah memberikan informasi peringatan dini cuaca ekstrem. Adanya hujan lebat di wilayah Bogor juga akan berimbas pada meningkatnya potensi luapan air di aliran sungai Ciliwung. "Sehingga masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi genangan," tuturnya.

Selain hujan ekstrem, fenomena yang juga harus diwaspadai adalah potensi angin kencang. Tak menutup kemungkinan dalam kondisi tertentu, hujan es juga bisa terjadi.

"Pada masa peralihan musim ini, perlu diwaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat," imbuhnya. "Yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts