Kebakaran Kejagung Masuki Babak Baru, Cleaning Service Berekening Rp 100 Juta Dicurigai
Nasional
Kebakaran Kejagung

Kasus kebakaran Kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, kini memasuk babak baru usai terungkapnya fakta soal cleaning service yang memiliki rekening Rp 100 juta.

WowKeren - Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan mengungkap informasi menarik terkait kebakaran Kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, yang terjadi pada bulan Agustus lalu. Arteria menyebutkan ada seorang cleaning service yang memiliki rekening Rp 100 juta.

Tak sampai di situ, pada saat diperiksa Bareskrim cleaning service tersebut selalu didampingi staf dari Kejagung. Joko, nama cleaning service tersebut merupakan saksi yang diperiksa terkait kasus kebakaran di Kejagung.

Bareskrim Polri sendiri telah memeriksa Joko, bahkan dengan lie detector. "Jaksa Agung harus curiga, ada 1 cleaning service dia orang kerja di lantai dasar kok bisa punya akses ke lantai 6, yang ditengarai dia tidak hanya cleaning service, bisa berbuat sesuatu," ujar Arteria dalam rapat Komisi III DPR dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kamis (24/9).

"Apa benar, dicek rekening uangnya di atas Rp 100 juta. Apa benar kalau dia diperiksa selalu didampingi anak buahnya mantan JAM," sambungnya. "Apa benar ada penampilan baru yang bersangkutan dibotakin, kalau dibotakin hati-hati, sulit kalau mau cek DNA."


Pada kesempatan tersebut, Arteria meminta Jaksa Agung untuk tak mudah percaya dengan orang. Soal kebakaran di Kejagung, Arteria meminta Jaksa Agung mengungkap fakta sebenarnya, apakah ada kelalaian atau kesengajaan, atau dugaan adanya aktor intelektual.

Pertanyaan terkait Joko sang cleaning service pun dijawab oleh Jaksa Agung Burhanudin. "Uang Rp 100 juta yang dimiliki Joko sang cleaning service ini tengah diselidiki Bareskrim," ujar Jaksa Agung Burhanudin.

Sayangnya Jaksa Agung tak merinci lebih lanjut terkait berapa lama Joko bekerja dan di lantai berapa dia bertugas.

Sementara itu JAMPidum, Fadil Zumhana, menyatakan pihaknya juga telah meminta penyidik Bareskrim agar mendalami informasi bahwa Joko konon memiliki rekening di atas Rp 100 juta. Rekening tersebut dinilai tidak wajar. "Kami minta nanti penyidik ungkap darimana uangnya dan uang siapa itu," tegasnya.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts