Petugas Cleaning Sevice Berekening Rp 100 Juta Dicurigai di Kebakaran Kejagung, Ini Kata Polisi
Nasional
Kebakaran Kejagung

Sementara itu, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas kasus kebakaran tersebut. Termasuk soal isu rekening petugas cleaning service yang dipertanyakan oleh Arteria Dahlan.

WowKeren - Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan sempat menyinggung seorang petugas cleaning service yang dianggap mencurigakan dalam kasus kebakaran Kantor Kejaksaan Agung RI. Menurut Arteria, petugas cleaning service bernama Joko tersebut memiliki akses ke lantai 6 meskipun sebenarnya bekerja di lantai dasar.

Joko juga disebut-sebut memiliki rekening berisi di atas Rp 100 juta. Melansir Kumparan, petugas cleaning service tersebut pertama kali diperiksa Bareskrim Polri pada Senin (21/9), dan kembali diperiksa pada Kamis (24/9) usai kasus kebakaran tersebut naik tingkat menjadi penyidikan.

Terkait pemeriksaan petugas cleaning service ini, Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo, tidak memberikan banyak keterangan. "Sudah masuk dalam materi penyidikan," tutur Ferdy pada Jumat (25/9).

Menurut Ferdy, kasus kebakaran Kantor Kejagung ini masih terus didalami. Oleh sebab itu, ia meminta agar semua pihak bersabar. "Proses penyidikan kasus kebakaran Kejaksaan masih berjalan," pungkas Ferdy.


Sementara itu, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas dalang di balik kebakaran hebat tersebut. Termasuk juga soal isu rekening petugas cleaning service yang dipertanyakan oleh Arteria Dahlan.

"Dan bagi saya, kemarin disampaikan oleh Kabareskrim saya memang bersyukur, (tersangka) harus ditemukan. Saya minta harus ada. Kalau memang ada itu kesengajaan atau kelalaian, saya mengharapkan adanya tersangka untuk itu. Dan siapa tersangka ini, untuk kita dalami sampai sejauh mana tanggung jawabnya. Sejauh mana perbuatan itu dilakukan," kata Burhanuddin dalam rapat bersama Komisi III DPR pada Kamis (24/9). "Bahkan informasi adanya rekening-rekening, rekening ini juga, mohon izin, ini sudah didalami oleh penyidik Kabareskrim, tentang adanya rekening katanya Rp 100 juta yang tidak sesuai dengan pendapatannya."

Hal senada juga disampaikan oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung Fadil Zumhana. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut dari mana asal uang Rp 100 juta yang diisukan berada di rekening petugas cleaning service tersebut.

"Itu ada akses ke lantai 6. Ketika proses penyelidikan itu ada dilaporkan kepada jaksa yang saya tunjuk, tapi ini dalam proses penyidikan kita dalami itu uang apa dan dari mana," pungkas Fadil. "Nanti itu akan kami bongkar. Karena kemarin proses penyelidikan, belum pro justitia, ketika proses penyidikan ini kami minta dari penyidik mengungkap itu dari mana uangnya."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts