Bantu Tangani Corona Di Jabar, Inggris Sumbang Rp987 Juta
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Pemerintah Inggris ikut turun tangan membantu Provinsi Jawa Barat untuk menanggulangi pandemi virus corona melalui analisis data, sumbang dana hingga Rp987 juta.

WowKeren - Pemerintah Inggris rupanya ikut membantu penanganan pandemi virus corona di Provinsi Jawa Barat. Hal ini ditunjukkan dengan sumbangan senilai 56.178 poundsterling atau setara dengan Rp 987 juta yang sudah diserahkan secara simbolis kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Dana sumbangan tersebut akan digunakan untuk meluncurkan sebuah platform berbasis data penyebaran virus corona. Platform analisis data ini akan dikerjakan oleh LaporCovid-19 dan Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat (Pikobar).

"Peluncuran LaporCovid-19 di Jabar merupakan program bernilai 56000 poundsterling,” jelas Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins seperti dilansir dari Kumparan, Rabu (30/9). “Tujuannya untuk mengatasi risiko kesehatan masyarakat selama Covid. Pemerintah membutuhkan data untuk mitigasi risiko dan kesulitan mengumpulkan data itu penting untuk diatasi.”

Sebagai informasi, kerja sama berupa peluncuran situs berbasis data di ini bukan pertama kali ini terjadi. Sebelumnya, situs LaporCovid-19 sendiri telah diresmikan di Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur.


Selain untuk membangun platform, bantuan dana dari Inggris juga akan dimanfaatkan untuk melakukan penelitian sosial dan epidemiologi seputar penyebaran virus corona di Jabar. Nantinya, penelitian ini akan dilakukan dengan cara berkolaborasi dalam survey epidemiologi maupun sosial.

Inggris berharap jika bantuan ini juga dapat membantu Pemprov Jabar untuk mengembangkan pengelolaan data interaksi kepada masyarakat setempat. Situs ini juga dinilai dapat membantu pemerintah dalam menyampaikan kebijakan-kebijakan penanganan pandemi COVID-19 secara transparan kepada masyarakat.

”Agar kita dapat melindungi masyarakat marjinal Jabar,” papar Owen Jenkins. “Kerja sama Pikobar dengan LaporCovid-19 merupakan platform pelaporan data masyarakat yang dapat ditindaklanjuti.”

”Koordinasi yang erat antara warga dan pemerintah daerah sangat penting untuk menyampaikan temuan,” sambungnya. “Dan menghasilkan kebijakan-kebijakan berbasis data yang sesuai dengan kondisi di tiap-tiap daerah.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts