Jeon Somi Bahas Karir dengan Agensi Amerika, Rasanya Jadi Dewasa, Sampai Mobil Idaman
Selebriti

Somi menjalani pemotretan sekaligus wawancara dengan ELLE Korea. Dalam kesempatan tersebut, penyanyi yang bernaung di bawah THE BLACK LABEL itu membicarakan berbagai hal termasuk karirnya.

WowKeren - Baru-baru ini, Jeon Somi menjalani pemotretan sekaligus wawancara dengan majalah ELLE Korea. Dalam kesempatan tersebut, penyanyi yang bernaung di bawah THE BLACK LABEL itu membicarakan berbagai hal termasuk karirnya.

Mengarahkan percakapan ke arah musik, pewawancara berbicara tentang musik Somi dan juga menyebutkan kontrak terbarunya dengan Interscope Records untuk membuat lompatan ke pasar musik Amerika. Somi mengomentari penggunaan bahasa Inggris di lagunya, mengatakan, "Semua orang sudah terbiasa dengan lagu K-pop yang menggunakan bahasa Inggris dan bahasa lain."

"Ada banyak pendapat bahwa menggunakan bahasa Korea dan Inggris dalam lagu-laguku membuatnya lebih menarik. Itu juga yang secara alami bagiku, jadi aku ingin lebih berani dalam membuat lagu yang mengeluarkan baik lagu pop dan vibe K-pop," lanjutnya.

Somi juga berbicara tentang pentingnya latihan, mengutip cover "Bang Bang" dari "Produce 101" sebagai lagu yang dia kerjakan dengan keras untuk menerima pengakuan atas keterampilan menarinya. Dia mengutip kata-kata Jia eks miss A, yang pernah menasihatinya, "Saat kau menjadi trainee, berlatihlah sekeras yang kau bisa."


Jeon Somi

Source: Soompi

Ketika ditanya apakah ada area yang ingin dia tingkatkan sebagai penyanyi, Somi merujuk lirik dari judul lagu terbarunya, "What You Waiting For." "Aku ingin meningkatkan suara rendahku, seperti suara yang aku gunakan di awal lagu yang berbunyi, 'Karena kamu, aku jadi membenci telepon yang tidak bersalah'. Aku juga suka falsetto jadi aku ingin belajar bagaimana menghubungkannya secara alami juga. Menurutku suara serak sangat menarik," ujarnya.

Pewawancara kemudian bertanya kepada Somi tentang apa yang menginspirasinya. Somi memilih semua yang dia konsumsi sejak kecil, menyebutnya makanan. "Berkat ayahku, aku mendengarkan musik dari berbagai negara sejak usia muda, dan karena nenekku membantu membesarkanku, aku juga mendengarkan banyak musik dari zamannya. Aku tumbuh dengan mendengarkan lagu-lagu di kaset. Itu benar-benar pengalaman budaya!"

Somi, yang berusia 20 tahun di usia Korea tahun ini, mengatakan dia tidak merasa tiba-tiba menjadi dewasa. Dia berkomentar, "Sebaliknya, rasanya lingkup ekspresiku telah melebar dan aku merasakan kebebasan yang lebih besar. Aku selalu berpikir aku akan melakukannya dengan baik sendiri, jadi aku selalu tidak menyukai ungkapan, 'Kamu bukan orang dewasa, jadi kamu tidak bisa melakukannya'."

Pewawancara mengakhiri dengan meminta Somi untuk mendeskripsikan sesuatu yang pasti miliknya. "Hal-hal yang penuh warna! Benda-benda dengan campuran setiap warna. Mobil impianku adalah Lamborghini kuning. Aku ingin itu menjadi mobilku, dan ketika orang melihatnya, aku ingin mereka berpikir, 'Wow, itu pasti mobil Somi'."

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts