Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengungkapkan strategi yang telah disiapkannya untuk menghadapi potensi gempa hingga tsunami besar di selatan Pulau Jawa sewaktu-waktu.
- Ruth Meliana
- Jumat, 16 Oktober 2020 - 12:47 WIB
WowKeren - Potensi gempa besar hingga tsunami setinggi 20 meter yang dapat terjadi sewaktu-waktu di pesisir pantai selatan Pulau Jawa sedang ramai dibahas di Indonesia. Isu ini pertama mencuat berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB).
Ancaman bencana alam yang besar tersebut rupanya mendapatkan perhatian serius dari Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo. Ia mengakui jika ancaman gempa hingga tsunami dari laut selatan memang cukup besar dan tak bisa dipandang sebelah mata.
Oleh sebab itu, Ganjar menyatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi terjadinya gempa dan tsunami dari laut selatan Jawa. Strategi yang disiapkan berkaitan dengan mitigasi dan sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana.
"Strategi ini disiapkan berdasarkan aktivitas gempa yang kita catat dari berbagai sumber termasuk BMKG," kata Ganjar seperti dilansir dari Merdeka, Senin (12/10). "Sebenarnya tanda-tanda itu sudah diketahui dan potensinya di Laut Hindia luar biasa."
Adapun strategi yang akan dilakukan adalah menyiapkan jalur evakuasi dan tempat pengungsian sementara di sejumlah area yang berpotensi terhantam tsunami. Ganjar menjelaskan tempat pengungsian itu nantinya alam dilengkapi dengan peralatan dapur serta MCK. Alarm penerima peringatan gempa yang berpotensi menyebabkan tsunami dari BMKG juga akan disiapkan.
"Ini kita siapkan termasuk di area rancangan tsunami yang telah dipetakan baik itu di Cilacap, Kebumen, Purworejo, dan Wonogiri," jelas Ganjar. "Sebenarnya peta ini juga nyambung ke wilayah Yogyakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur."
Selanjutnya, masyarakat akan diberikan edukasi dan sosialisasi terkait ancaman tsunami agar dapat memahami cara evakuasi. Selain itu, sejumlah wilayah akan meniru Jepang dalam menanggulangi tsunami dengan menanam banyak pohon di area-area tertentu. Penanaman pohon seperti mangrove dinilai dapat membantu menghambat gelombang tsunami.
"Kita tidak pernah tahu akan seperti apa nanti, tapi setidaknya dapat membantu jika kita berkaca pada sejarah di masa lalu," ujar Ganjar. "Inilah yang kita sampaikan dan sosialisasikan pada masyarakat."
(wk/lian)