Fadli Zon 'Sentil' Soal Harga Vaksin COVID-19 di Polandia Cuma Rp 35 Ribu, Ini Kata Bio Farma
Nasional
Vaksin COVID-19

PT Bio Farma (Persero) menanggapi cuitan politikus partai Gerindra Fadli Zon yang membandingkan harga vaksin COVID-19 di Indonesia yang lebih mahal dibanding Polandia.

WowKeren - Pemerintah terus mengusahakan ketersediaan vaksin COVID-19 di Tanah Air. Mulai dari skema simulasi vaksinasi hingga harga vaksin pun telah diatur.

Baru-baru ini, politikus partai Gerindra Fadli Zon membandingkan harga vaksin COVID-19 di Indonesia dan Polandia. Dalam cuitannya di akun @fadlizon, ia mengatakan harga vaksin Sinovac di Polandia dipatok sebesar 2 euro Eropa per dosis, setara Rp 35 ribu. Itu berarti, harga vaksin Sinovac di Polandia jauh lebih murah dibandingkan Indonesia yakni Rp200 ribu.

"Info menarik dari Menkes Polandia: vaksinasi bisa diterapkan sekitar Maret-April 2021. Harga vaksin di Eropa sekitar 2 Euro (sekitar Rp 35.000)," cuitnya di Twitter. "Ini kabar baiknya. Murah."

Fadli Zon \'Sentil\' Soal Harga Vaksin COVID-19 di Polandia Cuma Rp 35 Ribu, Ini Kata Bio Farma

Twitter

Menanggapi hal ini, PT Bio Farma (Persero) pun buka suara. Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengaku justru mempertanyakan validitas informasi yang disampaikan oleh Fadli Zon. "Jadi saran saya coba diklarifikasi ke Pak Fadli Zon karena karena beliau yang mendapat informasi tersebut," ujarnya dilansir CNNIndonesia, Jumat (30/10).


Menurut Honesti, pernyataan Fadli Zon tersebut mirip dengan perkataan sebelumnya jika harga vaksin Sinovac di Brasil yakni USD 1,96 per dosis. Di sisi lain, Honesti memastikan pihak Sinovac telah membantah informasi tersebut.

Oleh sebab itu, ketika Fadli Zon kembali mengangkat pernyataan serupa mengenai vaksin di Polandia, Honesti mengaku justru mempertanyakan validitas berita yang disampaikan politikus tersebut. Ia juga menjelaskan jika harga vaksin Sinovac kepada setiap negara merupakan kesepakatan yang hanya diketahui oleh 2 pihak.

Karenanya, ia mengaku tidak mengetahui ketika ditanya mengenai rentang harga vaksin Sinovac di setiap negara. Harga vaksin corona setiap dosis dapat berbeda karena bergantung dari kebijakan subsidi dan non subsidi oleh masing-masing negara.

"Harga untuk setiap negara silahkan dicek ke negara yang bersangkutan, karena kebijakan satu negara akan berbeda dengan negara lain," jelasnya. "Bisa saja murah karena pemerintah negara tersebut memberikan subsidi atau menggratiskan."

Sementara itu, Indonesia telah memesan vaksin COVID-19 dari beberapa negara, termasuk Sinovac dari Tiongkok. Sinovac sendiri menyanggupi 3 juta dosis vaksin hingga akhir Desember 2020.

Perusahaan farmasi itu akan mengirim 1,5 juta dosis vaksin pada minggu pertama November dan 1,5 juta dosis vaksin lagi pada minggu pertama Desember 2020, ditambah 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bulk.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts