Habib Rizieq Shihab ikut mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dinilai telah menghina Islam. Ia langsung menyerukan aksi 211 dan 411 kepada seluruh pendukungnya.
- Ruth Meliana
- Senin, 02 November 2020 - 09:56 WIB
WowKeren - Presiden Prancis Emmanuel Macron menjadi sosok yang paling disorot belakangan ini akibat pernyataannya yang dinilai menghina Islam. Indonesia sebagai salah satu negara Muslim terbesar di dunia ikut mengecam pernyataan kontroversial Macron. Bahkan, seruan untuk melakukan boikot produk-produk Prancis terus menggema.
Yang terbaru, Iman Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ikut mengecam keras Presiden Macron. Ia langsung menyerukan kepada seluruh umat dan pendukungnya untuk turun ke jalan membela Nabi Muhammad SAW. Rizieq mendesak umat Islam untuk melakukan aksi 211 di DKI Jakarta dan 411 di Kota Bandung.
Aksi 211 sendiri akan digelar di depan Kedubes Prancis, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat pada hari ini, Senin (2/11). Rencananya, aksi pada hari ini akan dimulai dengan salat zuhur berjamaah.
Sedangkan aksi 411 akan digelar pada 4 November mendatang setelah zuhur. Rizieq menjelaskan aksi 411 akan dilakukan dengan melakukan pawai atau longmarch dari Gedung Sate di Jalan Diponegoro menuju Gedung Merdeka di jalan Asia Afrika, Bandung.
"Teristimewanya saya serukan kepada semua untuk ikut aksi 211 di ibukota Jakarta dan aksi 411 di Kota Bandun," kata Rizieq dalam rekaman video yang diunggah ke saluran YouTube, Front TV, Sabtu (31/10). "(Aksi) untuk membela Nabi Muhammad SAW yang telah dihinakan, dilecehkan oleh Presiden Prancis (Emmanuel Macron), yang telah dihinakan, dilecehkan oleh sebagian masyarakat Prancis, oleh media-media Prancis."
Seperti yang diketahui, Presiden Macron telah menyatakan perang terhadap “'separatisme Islam” yang diyakininya telah mengambil alih sejumlah komunitas muslim di Prancis. Macron juga menegaskan dirinya tidak akan mencegah penerbitan karikatur Nabi Muhammad oleh majalah satir Charlie Hebdo. Padahal, karikatur tersebut telah mendapatkan protes keras dan kemarahan dari masyarakat Muslim karena dinilai menghina agama mereka.
Menanggapi hal tersebut, Rizieq meminta umat Muslim untuk tidak diam saja jika ada pihak-pihak yang melecehkan agama Islam. Ia mendesak agar para umat tidak memberikan ruang sedikitpun bagi mereka yang melecehkan Nabi Muhammad SAW."
"Jangan pernah diam," tegas Rizieq. "Jangan pernah beri ruang sekecil apapun juga kepada siapapun yang ingin merendahkan melecehkan nabi kita sayidina Muhammad SAW."
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga telah mengecam pernyataan Presiden Macron yang dinilai melukai perasaan umat Islam di dunia. Ia menegaskan jika tindakan radikalisme dan terorisme merupakan perbuatan tercela dan tidak ada sangkut pautnya dengan agama manapun.
(wk/lian)