Hal ini berdasarkan data per 1 November 2020 yang diunggah ke situs covid19.go.id. Sebagai informasi, zona merah merupakan wilayah dengan tingkat risiko tinggi terpapar COVID-19.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 05 November 2020 - 14:45 WIB
WowKeren - DKI Jakarta memang terus melaporkan kasus virus corona (COVID-19) harian tertinggi di tingkat nasional. Meski demikian, Jakarta kini sudah bebas dari zona merah COVID-19.
Hal ini berdasarkan data per 1 November 2020 yang diunggah ke situs covid19.go.id. Sebagai informasi, zona merah merupakan wilayah dengan tingkat risiko tinggi terpapar COVID-19.
Provinsi Jakarta kini tercatat memiliki lima zona oranye atau wilayah berisiko sedang COVID-19. Antara lain Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.
Kemudian wilayah Kepulauan Seribu tercatat masuk dalam zona kuning atau daerah berisiko rendah COVID-19. Meski kini sudah bebas zona merah, beberapa RW di sejumlah Kelurahan DKI masih menjadi zona rawan COVID-19.
Melansir corona.jakarta.go.id pada Kamis (5/11), ada 22 RW yang masuk dalam zona rawan COVID-19. Rinciannya adalah 2 RW di Jakarta Utara, 7 RW di Jakarta Timur, 5 RW di Jakarta Selatan, 3 RW di Jakarta Pusat, dan 5 RW di Jakarta Barat.
Sementara itu, tingkat kesembuhan COVID-19 di Ibu Kota telah mencapai 90,1 persen per Rabu (11/4) kemarin. Dengan adanya tambahan 931 orang yang dinyatakan sembuh pada Rabu kemarin, tingkat kesembuhan Ibu Kota naik dari 89,9 persen menjadi 90,1 persen. Adapun total pasien yang telah dinyatakan sembuh dari paparan COVID-19 di Jakarta kini telah mencapai 97.833 orang.
Kemudian, jumlah kasus positif COVID-19 di Jakarta telah menembus angka 108.620 kasus per Rabu kemarin. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.472 pasien masih menjalani perawatan atau diisolasi, dan 2.315 orang dilaporkan meninggal dunia.
Di sisi lain, Jakarta telah membuka sejumlah bioskop sejak bulan Oktober 2020 lalu. Di masa PSBB Transisi, bioskop di Jakarta awalnya hanya boleh menampung 25 persen penonton dari kapasitas maksimal. Namun, baru-baru ini sejumlah bioskop diizinkan untuk menambah kapasitas penonton hingga 50 persen.
Public Relations CGV Cinemas, Hariman Chalid, mengatakan memang benar Pemprov DKI Jakarta lewat Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf), telah menaikkan izin kapasitas maksimal bioskop. Ia menyebutkan pihaknya menjadi salah satu yang mengajukan permohonan menaikkan kapasitas maksimal jadi 50 persen, dan kapasitasnya pun diizinkan naik.
(wk/Bert)