Jakarta Bebas Zona Merah Corona, Anies Baswedan Nilai Masih Belum Aman
Nasional

Jumlah kasus positif COVID-19 di Ibu Kota telah mencapai 110.083 kasus per Jumat (6/11) hari ini. Dari jumlah tersebut, pasien yang masih dirawat atau diisolasi (kasus aktif) mencapai 7.905 orang.

WowKeren - Provinsi DKI Jakarta telah bebas dari zona merah risiko virus corona (COVID-19) berdasarkan data per 1 November 2020. Meski demikian, Gubernur DKI Anies Baswedan menyatakan bahwa wilayah Ibu Kota masih belum aman dari penyebaran COVID-19.

"Belum (aman dari COVID-19)," tutur Anies di Gedung DPRD DKI pada Jumat (6/11). Menurut Anies, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memang tidak berfokus pada status warna risiko penyebaran COVID-19 lantaran mobilitas warga Jakarta tinggi.

"Karena di Jakarta ini mobilitas pendudukanya itu (antar) wilayah," terang mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut. "Pagi tinggal di Jakarta Timur, siang bekerja di Jakarta Barat, malam berkegiatan di Jakarta Pusat."

Oleh sebab itu, Anies menilai status zonasi risiko tidak relevan apabila ditetapkan di Jakarta. Anies menjelaskan bahwa penyebaran virus corona di Jakarta harus dilihat secara komprehensif dan tidak bisa dilihat per wilayah saja.


"Itu relevan di wilayah yang aktivitas pagi siang sore malam beraktivitas di wilayah sama," kata Anies. "Jadi masih kita harus lihat Jakarta secara keseluruhan. Bahkan Jabodetabek secara keseluruhan karena sudah terintegrasi."

Sebelumnya, epidemiolog Universitas Indonesia Pandu Riono juga sempat memberikan pernyataan serupa. Menurut Pandu, mobilitas penduduk antar wilayah ini membuat sistem status zonasi COVID-19 menjadi tidak akurat.

"Zonasi tidak akurat karena mobilitas [tinggi] penduduk pengaruhi risiko penularan," ujar Pandu pada 3 September 2020 lalu. "Tidak mungkin ada zonasi, tidak mungkin virus dibatasi per wilayah administrasi. Dan masyarakat percaya dengan teori satgas ini."

Di sisi lain, melansir corona.jakarta.go.id, jumlah kasus positif COVID-19 di Ibu Kota kini telah mencapai 110.083 kasus per Jumat (6/11) hari ini. Dari jumlah tersebut, pasien yang masih dirawat atau diisolasi (kasus aktif) mencapai 7.905 orang.

Sebanyak 99.830 pasien COVID-19 juga telah dinyatakjan sembuh, dengan demikian tingkat kesembuhan Jakarta mencapai 90,7 persen. Sedangkan sebanyak 2.348 pasien corona dilaporkan meninggal, sehingga tingkat kematian di Ibu Kota mencapai 2,1 persen.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait