Maros Sulsel Hujan Es, BMKG Jelaskan Penyebab Fenomena Langka Ini
Nasional

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan mengenai penyebab fenomena hujan es yang terjadi di Maros Sulawesi Selatan. Ternyata karena awan jenis ini.

WowKeren - Fenomena hujan es baru saja terjadi di sekitar Bandara Lama Sultan Hasanuddin, Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) lantas menjelaskan mengenai penyebab fenomena langka tersebut.

Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Nur Asia Utami menjelaskan mengenai fenomena hujan yang disertai buliran-buliran es dan telah menghebohkan netizen di sosial media. Ia mengatakan hujan es tersebut dipengaruhi oleh adanya pertumbuhan awan cumulonimbus (cb) di wilayah pesisir laut.

Menurut Nur Asia, hujan es tersebut merupakan fenomena yang umum terjadi. Pasalnya, buliran-buliran hujan es dapat muncul karena adanya pertumbuhan awan cumulonimbus (cb) di wilayah pesisir laut yang dapat memicu hujan.

”Jadi, awan cumulonimbus ini bisa menghasilkan hujan intensitas sedang/lebat disertai angin kencang,” jelas Nur Asia seperti dilansir dari CNNIndonesia, Senin (9/11). “Hujan es hanya bisa terjadi dari awan cumulonimbus.”


Meski demikian, Nur Asia menjelaskan hujan es memang tidak akan terjadi setiap saat. Namun, hujan es bisa saja terjadi sewaktu-waktu ketika ada pemicu dari pertumbuhan awan cumulonimbus (cb), namun butiran esnya tidak berdiameter besar.

Fenomena hujan es selama ini biasa terjadi di musim transisi ketika awan cumulonimbus yang terbentuk cukup tinggi. Akibatnya, awan tersebut harus melepaskan bebannya dalam bentuk tetesan air.

Sementara itu, seorang warga Mandai yang bernama Rosnea menceritakan tentang fenomena tersebut. Ia mengungkapkan hujan es yang terjadi di wilayahnya hanya sekitar 15 menit. Walau begitu, hujan es dinilai cukup deras karena terdengar suara kencang dari atap seng rumahnya.

Tak lama hanya dirinya yang sadar, para tetangga pun juga langsung keluar menyaksikan fenomena alam yang dinilai langka itu. Mereka ikut mengabadikan momen ini di ponsel masing-masing sehingga menjadi viral. “Saat keluar ingin mengambil jemuran di halaman, ternyata hujannya disertai butiran-butiran kristal es yang mirip kelereng kecil,” cerita Rosnea.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait