Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjelaskan bahwa Gatot hanya tidak bisa menghadiri acara penyematan hari ini, bukan berarti ia menolak penghargaan tersebut.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 11 November 2020 - 14:08 WIB
WowKeren - Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dijadwalkan menerima penghargaan Bintang Mahaputera di Istana pada Rabu (11/11) hari ini. Namun demikian, Gatot tidak menghadiri acara penyematan pada hari ini.
Meski tak hadir di Istana, Gatot tetap menerima penghargaan tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.
"Dari sekian banyak yang dianugerahi, ada yang tidak hadir yaitu Bapak Gatot Nurmantyo. Tetapi dalam surat itu menyatakan menerima," ungkap Mahfud dalam siaran di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Rabu hari ini. "Menerima pemberian bintang jasa ini, tetapi beliau tidak bisa hadir karena beberapa alasan. Pertama karena suasan COVID."
Menurut Mahfud, Gatot hanya tidak bisa menghadiri acara penyematan hari ini, bukan berarti ia menolak penghargaan tersebut. Mahfud menjelaskan bahwa pemerintah akan mengirimkan Bintang Mahaputera tersebut kepada Gatot.
"Nanti dikirim oleh Sekretaris Militer," tutur Mahfud. "Beliau menyatakan menerima ini. Hanya tidak bisa hadir penyematannya."
Di sisi lain, pemberian penghargaan dari Presiden Joko Widodo kepada Gatot ini sempat menjadi sorotan. Pasalnya, Gatot belakangan dikenal sebagai sosok yang aktif mengkritik pemerintah.
Namun demikian, Mahfud sebelumnya telah menegaskan bahwa pemberian tanda bintang kehormatan kepada Gatot sama halnya dengan pemberian kepada Menteri lain. Menurut Mahfud, semua pihak yang pernah masuk dalam jajaran kabinet pemerintahan hingga satu periode umumnya mendapat penghargaan ini, termasuk Kapolri dan Panglima TNI.
"Gatot Nurmantyo itu pernah jadi panglima (TNI). Panglima itu adalah anggota kabinet," jelas Mahfud dalam keterangannya, dikutip pada Jumat (6/11). "Semua anggota kabinet yang mendapat tugas di pemerintahan sampai satu periode selesai itu mendapat Bintang Mahaputera Adipradana."
Selain itu, Mahfud juga telah menegaskan bahwa tidak pernah ada upaya untuk "membungkam" Gatot yang kritis terhadap pemerintah dengan pemberian penghargaan ini. "Ndak aneh, karena dia anggota kabinet dan bersama yang lain," pungkas Mahfud.
(wk/Bert)