Uji Klinis Vaksin Corona Sinovac di Brasil Sempat Disetop, Satgas COVID-19 RI Angkat Bicara
Nasional

Diketahui, vaksin corona Sinovac kini juga menjalani uji klinis di Indonesia, tepatnya di Bandung, Jawa Barat. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito lantas angkat bicara soal penangguhan uji klinis di Brasil.

WowKeren - Uji klinis vaksin corona Sinovac buatan Tiongkok di Brasil sempat disetop sementara karena sejumlah persoalan. Salah satunya adalah adanya salah seorang relawan yang meninggal dunia akibat bunuh diri.

Diketahui, vaksin corona Sinovac kini juga menjalani uji klinis di Indonesia, tepatnya di Bandung, Jawa Barat. Menurut Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito, penangguhan dan perkembangan terakhir uji klinis vaksin Sinovac di Brasil akan menjadi masukan bagi pemerintah Indonesia.

"Pemerintah terus mengikuti perkembangan uji klinis vaksin COVID-19 yang dilakukan di luar Indonesia," ungkap Wiku pada Kamis (12/11). "Berbagai temuan, termasuk yang terjadi di Brasil dalam tahapan uji vaksin menjadi masukan dan evaluasi terhadap pengembangan vaksin yang dilakukan di dalam negeri."


Sementara itu, Bio Farma sebelumnya juga telah menanggapi Brasil yang sempat menangguhkan uji coba vaksin Sinovac belum lama ini. Ahli Farmakovigilan Bio Farma, Novilia, mengatakan perlu adanya investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab terjadinya SAE yang membuat uji klinis tersebut sempat ditangguhkan. Perlu dipastikan apakah hal itu berkaitan dengan vaksin atau bukan.

SAE (Serious Adverse Event) merupakan salah satu Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) serius yang dialami oleh relawan saat uji coba vaksin, tanpa memandang hubungannya dengan obat atau vaksin tersebut. Sedangkan KIPI non serius atau KIPI ringan adalah kejadian medis yang terjadi setelah imunisasi. KIPI ini tidak menimbulkan risiko potensial pada kesehatan si relawan.

"Dalam penyelidikan SAE ini, otoritas Badan Pengawas Obat setempat tentu akan dilibatkan," jelas Novilia berdasarkan keterangan tertulis seperti dilansir dari Suara, Rabu (11/11). Menurut Novilia, penangguhan tersebut wajar dilakukan untuk mencari tahu penyebab KIPI serius yang dialami relawan dalam pengujian atau penelitian.

Di sisi lain, Lembaga Kesehatan Brasil, Anvisa, telah mengizinkan uji klinis vaksin Sinovac untuk dilanjutkan kembali. Keputusan ini diambil setelah dua hari sebelumnya Anvisa menghentikan sementara uji klinis tahap III tersebut.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait