RSUD Di Tegal Buka Tenda Usai Ruang Isolasi Corona 'Membludak'
Nasional

Ruang isolasi di salah satu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tegal dilaporkan membludak tangani COVID-19. Akibatnya, tenda langsung didirikan agar bisa menampung pasien.

WowKeren - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah di Kota Tegal, Jawa Tengah melaporkan pihaknya telah kewalahan dalam menangani pasien virus corona. Lonjakan kasus COVID-19 telah membuat daya tampung ruang isolasi virus corona di rumah sakit itu membludak.

Kini, RSUD Kardinah langsung mendirikan sebuah tenda besar di halaman untuk menangani pasien yang butuh dirawat. Plt Direktur RSUD Kardinah Kota Tegal, dr Herry Susanto lantas menjelaskan fungsi tenda tersebut dalam menangani pasien.

Herry mengatakan tenda posko yang telah didirikan itu merupakan bagian dari pelayanan dalam proses penentuan atau seleksi pasien yang akan diprioritaskan untuk mendapat penanganan terlebih dahulu. Salah satunya pasien yang diduga sebagai suspek COVID-19.

Pasien yang menunjukkan gejala virus corona nantinya akan di-screening di tenda buatan Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) itu. Selain screening, tenda itu juga akan dimanfaatkan untuk melakukan sejumlah pemeriksaan lanjutan. Diantaranya rapid test, pemeriksaan laboratorium, hingga rontgen.

”Tenda BNPB itu sudah digunakan untuk screening saja. Jadi pasien kita lakukan screening di IGD, kalau yang yang menjurus ke suspek COVID-19 kita arahkan ke tenda,” jelas Herry di kantornya seperti dilansir dari Detik, Senin (16/11). “Tapi di tenda tersebut dilakukan pemeriksaan lanjutan misal, pemeriksaan laboratorium, rontgen dan kalau perlu rapid test.”


Nantinya, dokter spesialis paru akan memeriksa pasien suspek COVID-19 tersebut. Saat hasil pemeriksaan sudah keluar, pasien suspek COVID-19 akan langsung dikirim ke ruang isolasi dalam rumah sakit untuk rawat inap.

Herry menyebut fungsi tenda tersebut hanya dikhususkan bagi suspek COVID-19. Sedangkan pasien yang dipastikan terinfeksi virus corona akan langsung mendapatkan perawatan di ruang isolasi. Sedangkan pasien yang sakit biasa akan diarahkan ke IGD.

Dilansir Detik hingga Senin (16/11), ada 6 pasien yang sedang menunggu hasil lab di dalam tenda. RSUD Kardinah melaporkan saat ini 57 ruang isolasi pasien COVID-19 telah terisi penuh.

”Karena ruangan yang telah dipakai harus disterilkan dulu. Petugas harus mempersiapkan ruang isolasi baru,” terang Herry. “Semuanya sudah terisi 57 ruang isolasi. Mudah-mudahan hari ada yang pulang sehingga yang ditenda bisa masuk.”

Sebagai informasi, tenda milik BNPB berukuran 6x12 meter tersebut biasa dipakai untuk menampung korban bencana alam. Tenda ini memiliki kapasitas bisa menampung 30 orang. Tapi karena pasien ditempatkan bed, maka tenda hanya bisa menampung 10 pasien yang sakit.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait