Langgar Ketertiban Umum, Pangdam Jaya Sebut 900 Baliho Rizieq Sudah Diturunkan
Getty Images
Nasional

Bukan hanya poster Rizieq, Pangdam Jaya mengatakan jika penertiban ini berlaku bagi spanduk apapun yang dianggap melanggar ketentuan dipasang tidak sesuai aturan.

WowKeren - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan jika sampai detik ini sudah ada 900 spanduk maupun baliho yang menampilkan gambar Rizieq Shihab sudah ditertibkan. Penertiban itu dilakukan oleh aparat gabungan sejak akhir September lalu.

"Sampai saat ini hampir 900-an (spanduk dan baliho) di DKI (ditertibkan)," kata dia di Jakarta, seperti dilansir Antara, Senin (23/11). "Bahkan ada warga yang ikut turunkan."

Aparat gabungan terdiri dari personel Satpol PP, TNI, dan Polri. Spanduk maupun Baliho tersebut ditertibkan lantaran tidak sesuai penempatannya. Selain itu juga dinilai mengganggu  ketertiban umum.

Dalam proses penurunannya pun juga tidak berjalan mulus. Dudung mengatakan jika ormas Front Pembela Islam (FPI) sempat menaikkan lagi spanduk tersebut.


"Itu (penertiban spanduk) sudah dua bulan lalu dilakukan TNI, Polri dan Satpol PP. Awalnya yang turunkan Satpol PP, tapi Front Pembela Islam (FPI) minta dinaikkan lagi," tegas Dudung. "Mereka siapa? Kalau pemerintah itu jelas organisasinya. Kok bisa takut sama mereka?"

Bukan hanya poster Rizieq, Dudung mengatakan jika penertiban ini berlaku bagi spanduk apapun yang dianggap melanggar ketentuan dipasang tidak di lokasi yang semestinya. "Kita turunkan poster tidak hanya Rizieq Shihab saja, poster lain juga kita turunkan. Yang ilegal kita turunkan," ujarnya lagi.

Spanduk yang menampilkan gambar Rizieq tersebut dinilai bernada provokasi. "Memangnya ada apa dengan Indonesia sampai ada revolusi akhlak. Isinya provokasi," kata Kepala Penerangan Kodam Jaya Letkol Arh Herwin Budi Saputra masih dilansir Antara.

Sebelumnya, Dudung sempat angkat bicara menanggapi ramai kritik atas dirinya terkait pencopotan baliho HRS. Ia mengaku tidak akan berdiam diri dan akan terus menertibkan baliho-baliho yang tidak sesuai aturan.

Dudung menuturkan bahwa dirinya memerintahkan pencopotan baliho Rizieq kepada jajaran Kodam Jaya lantaran Satpol PP dan kepolisian tidak berdaya. "Sementara Pol PP dan Polri sudah nggak berani bertindak, saya akan terus lakukan (pencopotan baliho)," tegas Dudung dilansir Detik.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts