Sebagai informasi, kakak Kaesang Pangarep, Gibran Rakabuming, maju sebagai Calon Wali Kota Solo didampingi Teguh Prakosa selaku wakilnya pada Pilkada Serentak tahun ini.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 09 Desember 2020 - 13:37 WIB
WowKeren - Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, menggunakan hak suaranya di Pilkada Solo 2020 pada Rabu (9/12) hari ini. Kaesang diketahui mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 22, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari.
Adapun kakak Kaesang, Gibran Rakabuming, maju sebagai Calon Wali Kota Solo pada Pilkada tahun ini. Kaesang pun mengharapkan hasil terbaik untuk sang kakak. "Yang terbaik," tutur Kaesang kala ditanya mengenai pencalonan Gibran, dilansir CNN Indonesia pada Rabu hari ini.
Sementara itu, Kaesang menilai tidak ada hal yang istimewa di Pilkada Serentak tahun ini. "Sudah berkali-kali (ke TPS). Sudah biasa," jelas Kaesang.
Diketahui, Kaesang selama ini tinggal di Jakarta untuk mengurus bisnis kulinernya. Ia sengaja datang ke Solo untuk mengikuti pencoblosan Pilkada Serentak 2020.
Pria berusia 25 tahun tersebut sudah tiba di Kota Solo sejak Selasa (8/12) kemarin. "Sudah dari kemarin," ujar Kaesang.
Adapun Kaesang tiba di TPS bersama Gibran dan istri, Selvi Ananda. Gibran mengaku sempat mendapat telepon dari Jokowi sebelum mencoblos. "Ada (telepon dari bapak). Nanti sore saja (lebih lengkapnya)," jelas Gibran.
Dalam kesempatan tersebut, Gibran juga sempat mengucapkan terima kasih kepada petugas yang sudah bekerja keras dalam menyelenggarakan pemungutan suara. "Terima kasih sekali untuk para petugas yang bekerja keras. Semoga lancar sampai siang, sore nanti," kata putra sulung sang Presiden tersebut.
Selain itu, Cawalkot nomor urut 1 tersebut juga mengimbau warga untuk tidak takut datang ke TPS meski pandemi corona masih belum berakhir. "Datang ke TPS dipastikan aman dan steril. Jangan lupa bawa masker," pungkas Gibran.
Sebagai informasi, Gibran berpasangan dengan politikus PDIP Teguh Prakosa dalam Pilwalkot Solo 2020. Mereka bersaing dengan paslon independen Bagyo Wahyono-FX Supardjo (BaJo).
Di sisi lain, penyelenggaraan Pilkada kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena dilakukan di tengah pandemi virus corona. Oleh sebab itu, protokol kesehatan pencegahan COVID-19 diterapkan secara ketat dalam pemungutan suara Pilkada. Intip tahapan pencoblosan di TPS kala pandemi virus corona di sini.
(wk/Bert)