Vaksin Sudah Tiba di RI, Bio Farma Belum Pastikan Sinovac Aman untuk Lansia 60 Tahun
Nasional

Kendati ada negara lain yang memberikan vaksin pada lansia di atas 60 tahun, yang jelas pihak Bio Farma akan menunggu keputusan dari BPOM dan Kementerian Kesehatan

WowKeren - Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Sinovac dari Tiongkok sudah tiba di Indonesia akhir pekan lalu. Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir belum bisa memastikan apakah vaksin Sinovac akan aman jika digunakan pada lansia 60 tahun ke atas.

Ia mengatakan jika vaksin akan diberikan pada warga yang berusia mulai dari 18 tahun. Kendati demikian, ada negara lain yang memberikan vaksin pada lansia di atas 60 tahun. Yang jelas, pihak Bio Farma akan menunggu keputusan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Kesehatan.

"Untuk di Indonesia vaksin mulai 18 tahun. Tapi di beberapa tempat lain, di Brasil itu ada di atas usia 60 tahun," kata Basyir dalam keterangannya, Rabu (9/12). "Nanti kita serahkan ke Kemenkes dan BPOM. Kalau memang vaksin ini aman, kemungkinan bisa diberikan kepada usia di luar desk."

Rencananya, vaksin COVID-19 akan diberikan pada 16,5 juta warga pada periode Januari-Maret 2021. Namun saat ini yang tiba baru ada 1,2 juta dosis.


Terkait pemberian vaksin, akan tetap mengacu pada ketentuan pemerintah sebelumnya. "Tapi, prioritas utama pemerintah sekarang untuk usia 18 sampai dengan 59 tahun," ucap dia.

Sementara itu di Inggris, vaksinasi sudah mulai dilakukan pada Selasa (8/12). Vaksin yang mereka gunakan adalah hasil pengembangan dari BioNTech- Pfizer. Vaksin tersebut telah mendapat izin dari otoritas Inggris untuk penggunaan kasus darurat.

Untuk penerimanya, yang menjadi prioritas adalah warga lanjut usia dia atas 80 tahun, pekerja, staf medis dan kelompok yang memiliki risiko tinggi. Bahkan orang pertama yang menerima vaksin ini adalah seorang lansia berusia 91 tahun.

Di Indonesia, pemerintah telah menyiapkan dua macam skenario untuk program vaksinasi, yakni gratis dan berbayar. Namun ahli menilai jika pemberian vaksin secara berbayar justru akan menghambat pembentukan herd immunity. Selain itu adanya dua macam skema vaksinasi dikhawatirkan memicu ketimpangan di tengah masyarakat.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait