Ini Tanggapan Pengusaha Soal Imbauan Beri Vaksinasi Corona Berbayar ke Karyawan
Nasional

Para pengusaha menyambut baik masukkan pemerintah untuk menanggung program vaksinasi COVID-19 mandiri atau berbayar bagi para karyawannya. Pasalnya, tak semua usaha terdampak buruk karena situasi pandemi.

WowKeren - Pemerintah telah menetapkan jika 70 persen masyarakat akan menjadi target sasaran program vaksinasi corona mandiri atau berbayar. Para pengusaha pun dimasukkan ke dalam kategori tersebut dan diimbau untuk menanggung program vaksinasi bagi karyawannya.

Menanggapi hal ini, pengusaha pun memberikan sambutan yang baik. Pasalnya, tak semua usaha terdampak buruk karena situasi pandemi.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Provinsi DKI Jakarta, Sarman Simanjorang, menilai imbauan tersebut juga bisa mendukung program vaksin corona dari Pemerintah, supaya lebih merata. "Pemerintah pasti mengajak pengusaha yang memiliki kemampuan, karena tidak semua mengalami tekanan selama pandemi ini. Jadi bagi pengusaha yang mampu sangat wajar mereka melakukan vaksinasi mandiri kepada karyawannya," kata Sarman Simanjorang melalui keterangan tertulisnya dilansir Kumparan, Senin (14/12).

Oleh karena itu, perusahaan bisa membantu Pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi COVID-19 di lingkup karyawan terlebih dahulu. Meskipun dia mengakui, di tengah pandemi tidak semua perusahaan mampu untuk melaksanakan program vaksinasi COVID-19 berbayar.


Ia juga menyodorkan salah satu opsi pembiayaan vaksin corona di perusahaan, yakni dengan memanfaatkan program corporate social responsibility (CSR). "Jadi ajakan pemerintah sangat positif dan perlu di apresiasi," ucapnya.

Sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengajak para pelaku bisnis atau pengusaha untuk turut berkontribusi dalam pengadaan vaksin COVID-19 mandiri. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga yang juga menegaskan bahwa Kementerian BUMN tidak mengarahkan agar pelaku usaha menanggung vaksin mandiri untuk masyarakat.

Pengadaan vaksin itu, secara khusus difokuskan bagi para karyawan perusahaan sendiri. "Ini bukan pengusaha tanggung vaksin mandiri, ini salah ini," ujarnya, Minggu (13/12). "Pengusaha ikut bergotong-royong untuk pengadaan vaksin untuk karyawannya, bukan masyarakat. Jadi ajakan kita agar para pengusaha membeli vaksin mandiri untuk karyawannya."

Adapun 6 jenis vaksin COVID-19 yang telah diboyong oleh pemerintah adalah vaksin milik PT Bio Farma (Persero), Astrazeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc and BioNtech, dan Sinovac Biotech Ltd.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait