RAN Rilis Singel Baru 'Orang Yang Paling Kubenci' di Akhir Tahun, Coba Masuki Fase Baru
Instagram/ranforyourlife
Musik

Grup musik RAN merilis single terbaru yang berjudul 'Orang Yang Paling Kubenci'. Para personel RAN pun mencoba menjelaskan mengenai single terbaru mereka tersebut.

WowKeren - Menjelang penghujung tahun, RAN merilis single terbaru berjudul "Orang yang Paling Ku Benci". Lewat lagu tersebut, RAN mencoba memasuki fase yang baru. Ini adalah kali pertama lagu dari RAN diproduseri oleh orang di luar grup mereka.

Kenny Gabriel menjadi orang yang dipercaya sebagai produser dari lagu "Orang yang Paling Ku Benci". Rayi mengungkapkan, proses penggarapan Orang yang Paling Ku Benci mayoritas dilakukan secara virtual. Hal itu dikarenakan lagu tersebut digarap di masa pandemi Covid-19 dan RAN ingin disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Meski demikian mereka tetap merekam lagunya secara langsung dan hanya melibatkan beberapa orang saja. "Menciptakan karya di tengan pandemi merupakan hal yang cukup menantang. Untuk proses kreatif saat recording mungkin tidak melibatkan banyak orang," ungkap Rayi Putra, salah satu personel RAN dalam siaran pers, dilansir dari Detik.com pada Sabtu (19/12).


"Tapi demi menghindari pengumpulan massa, kami memutuskan untuk mengkomunikasikan visual lagu Orang yang Paling Ku Benci lewat animasi yang light dan easy to digest," sambungnya.

Secara lirik, lagu tersebut bercerita tentang seseorang yang jatuh hati pada orang yang dulunya ia benci. "Bercerita tentang jatuh cinta kepada orang yang sangat jauh dari bayangan dan ekspektasi, bahkan cenderung kita benci, hal klasik yang sering terjadi karena pada dasarnya kita memang tidak mungkin mengatur semua hal agar sesuai dengan rencana, terutama masalah cinta," tulis keterangan pers.

Sebelumnya, di tahun lalu, RAN merilis proyek musik Omne Trium Perfectum. Dalam lagu itu, RAN merilis tiga lagu yang masing-masing ditulis oleh salah seorang personel. "Ain't Gonna Give Up" ditulis Rayi dengan Ramengvrl sebagai kolaborator, "Saling Merindu ditulis" Asta RAN, dan "Si Lemah" yang ditulis Nino RAN melibatkan Hindia alias Baskara Putra.

(wk/amel)

You can share this post!