Isu Reshuffle Menguat, Menkes Terawan Disebut Bakal Digantikan Ahli Ekonomi Ini
Nasional
Ancaman Reshuffle Kabinet Jokowi

Muncul isu Terawan Agus Putranto dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Kesehatan jika reshuffle jadi dilakukan dan sosok tak terduga ini akan menggantikannya.

WowKeren - Presiden Joko Widodo terus didesak untuk melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Maju menyusul 2 kursi menteri kini bahkan kosong lantaran terjerat kasus korupsi. Namun di luar kedua pos kementerian itu, ada satu posisi yang juga disebut-sebut akan digantikan dalam reshuffle, yakni Menteri Kesehatan yang kini ditempati Terawan Agus Putranto.

Di tengah isu reshuffle yang kian menguat, muncul nama-nama yang disebutkan akan menggantikan Terawan. Menariknya, bukan seorang dokter selayaknya Terawan, sang menkes baru diperkirakan berasal dari kalangan ekonom yakni Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin.

Budi Gunadi yang kini juga menjabat sebagai Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional itu, disebutkan sejumlah sumber di kalangan pemerintahan dan parpol koalisi, sedang digodok untuk menjadi pengganti Terawan. Padahal, diketahui Budi Gunadi lebih kuat bergerak di bidang perekonomian alih-alih kesehatan, mengingat sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri.

Jika Budi Gunadi benar menjadi menkes, maka akan "menyimpang" lantaran 16 dari 19 menkes Indonesia adalah seorang dokter. Lantas bagaimana pendapat ahli soal penunjukan seorang ekonom seperti Budi Gunadi sebagai menkes?


Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono menilai Budi Gunadi Sadikin cocok saja menggantikan Terawan di kursi menkes. "Budi layak jadi Menkes yang baru," kata Pandu di Twitter-nya, Minggu (20/12).

Ia pun mengungkap alasannya, terutama karena visi dan misi Budi Gunadi yang kuat di bidang pengentasan pandemi COVID-19. Bahkan, imbuh Pandu seperti dikutip dari Kumparan, Budi Gunadi juga kesal dengan kinerja Kemenkes dan Satuan Tugas Penanganan COVID-19.

"Dia punya cita-cita 16 juta vaksinasi dilakukan sebulan," tutur Pandu, dilansir pada Senin (21/12). "Menkes tidak perlu dokter untuk mereformasi manajemen dan sistem kesehatan publik yang lumpuh."

Kendati demikian, sampai saat ini isu reshuffle Kabinet masih menjadi spekulasi liar. Di sisi lain Jokowi terus didesak melakukan reshuffle, terutama karena pos Kementerian Sosial serta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) "lumpuh" ditinggal sang ujung tombak yang terjerat kasus rasuah.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts