Puluhan Lansia di Norwegia Meninggal Pasca Divaksin Corona Pfizer, DPR RI Sarankan Ini
Shutterstock/Komsan Loonprom
Nasional
Vaksin COVID-19

Diketahui, pemerintah Indonesia juga akan menggunakan vaksin corona Pfizer-BioNTech dalam program vaksinasi Tanah Air. Komisi IX DPR RI lantas memberikan saran seperti ini.

WowKeren - Puluhan orang lanjut usia (lansia) di Norwegia dilaporkan meninggal dunia pasca mendapat suntikan vaksin virus corona buatan Pfizer-BioNTech. Diketahui, pemerintah Indonesia juga akan menggunakan vaksin corona Pfizer-BioNTech dalam program vaksinasi Tanah Air. Komisi IX DPR RI lantas menyarankan agar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan penelitian terhadap mutu dan keamanan vaksin yang digunakan di Indonesia secara terus-menerus.

"Yang pasti begini soal vaksinasi ini kan on progres ya, terus berjalan, vaksin sendiri juga harus diteliti bagaimana mutu, keamanan dan juga efikasinya itu akan diteliti terus menerus," tutur Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena, dilansir detikcom pada Selasa (19/1). "Meski emergency use authorization sudah diberikan, tetap terkait mutu keamanan dan efikasi terkait vaksin ini kan diteliti Badan POM."

Lebih lanjut, Melki menyebut bahwa penelitian itu nantinya tidak hanya dilakukan untuk produk Pfizer saja, vaksin Sinovac yang telah mendapat izin dari BPOM juga disebutnya masih terus diteliti. Terlebih Melki mendapat informasi bahwa ada 25 orang relawan uji klinis vaksin Sinovac yang terkonfirmasi positif COVID-19.


"Jangankan Pfizer, Sinovac dan lainnya ini masih tetap akan diuji, masih berjalan. Meskipun sudah lolos di semua tempat, kan di kita BPOM, di Amerika ada FDA memberikan emergency use authorization untuk bisa dipakai tapi nanti dalam proses dipakai itu dan melihat dampaknya itu, itu akan tetap ada penilaiannya. Andai khasiat vaksin ini seperti yang dinilai 65 efektif, dicek lebih lanjut keamanannya seperti apa, memberikan dampak-dampak seperti apa, ringan atau berat itu harus dicek lebih lanjut," papar Melki. "Kemudian terkait dengan mutu, apa dia mampu membangkitkan imunitas, membuat antibody tubuh, andai kata ini seperti yang diuji berati oke kan, kalau dalam prosesnya ada kendala maka akan ada evaluasi dari BPOM."

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI akan mengevaluasi vaksin Pfizer menyusul kabar kematian puluhan lansia di Norwegia. Evaluasi ini sekaligus menjadi rujukan apakah vaksin Pfizer aman diberikan kepada lansia di Tanah Air.

Sejauh ini, Kemenkes sendiri masih menunggu keabsahan laporan terkait Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang menewaskan puluhan lansia tersebut. Namun, pihak Norwegia sebelumnya memastikan jika kematian para lansia tak berhubungan dengan pemberian vaksin Pfizer.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts