Warga Ramai Ambil Air Rendaman Meteorit yang Jatuh di Lampung, Ahli Khawatirkan Radioaktif
https://ppid.itera.ac.id/
Nasional

Kepala Dusun Astomulyo, Desa Mulyodadi, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah, mengungkapkan ada sejumlah warga yang mengambil air rendaman batu meteorit tersebut.

WowKeren - Warga Dusun 5 Astomulyo, Desa Mulyodadi, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah, dikejutkan oleh batu meteorit yang jatuh ke salah satu rumha warga pada Kamis (28/1) lalu. Batu meteorit tersebut ditemukan di dapur rumah warga bernama Munjilah.

Batu tersebut kemudian disimpan di dalam akuarium dan direndam air. Kepala Dusun 5, Edi Kurniawan, mengungkapkan ada sejumlah warga yang mengambil air rendaman batu meteorit tersebut.

"Ada warga yang bilang, batu itu direndam di akuarium lalu air rendaman itu diambil," ungkap Edi dilansir Kompas.com, Minggu (31/1). "Katanya memiliki khasiat obat."

Polsek setempat lantas meminta agar batu meteorit tersebut disimpan dan ditutup lantaran menimbulkan kerumunan di masa pandemi virus corona (COVID-19). "Polisi bilang supaya tidak ada keramaian, karena masih (pandemi) COVID-19, supaya ditutup," jelas Edi.

Berdasarkan keterangan warga, air rendaman batu meteorit tersebut digunakan dengan cara diminum hingga dibalurkan ke tubuh. Edi masih belum mendapat laporan akan adanya kasus keracunan akibat konsumsi air rendaman batu meteorit tersebut.


Peneliti Observatorium Astronomi Itera Lampung, Robiatul Muztaba, lantas menegaskan bahwa air rendaman batu tersebut tak memiliki khasiat khusus. "Warga percaya (ada khasiat) padahal nggak ada. Kami mengedukasi agar warga tidak mengonsumsi air itu," terang Robiatul.

Menurutnya, batu meteorit tersebut mengandung unsur logam dan masih belum diketahui apakah memiliki kandungan radioaktif atau tidak. "Jika mengandung radioaktif, bisa menyebabkan kanker," tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Dosen Teknik Geologi Itera Lampung, Danni Gathot Harbowo. Ia mengimbau agar warga tak menyalagunakan batu meteorit tersebut, termasuk mengkonsumsi air rendamannya.

"Jangan menyalahgunakan, termasuk mengkonsumsi air rendaman batu," jelas Danni. "Sebab dikhawatirkan masih adanya unsur-unsur radioaktif dari meteorit."

Danni juga mengkhawatirkan batu meteorit tersebut masih mengandung unsur-unsur asing. Pasalnya, batu tekena panas dan tekanan saat bergesekan dengan atmosfer. "Dikhawatirkan me-radioaktifkan beberapa unsur. Untuk itu kami akan teliti lebih lanjut," pungkas Danni.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait