Perhatian! Cukai Rokok Resmi Naik Mulai Hari Ini
Nasional

Pemerintah memang telah mengumumkan kenaikan CHT sejak Desember 2020 lalu. Karena masih harus melakukan sosialisasi dan implementasi kenaikan tersebut, tarif baru cukai rokok baru efektif pada Februari 2021 ini.

WowKeren - Cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok resmi naik sebesar 12,5 persen per Senin (1/2) hari ini. Dengan demikian, harga rokok juga naik mulai hari ini.

"Kebijakan cukai hasil tembakau yang saya sampaikan akan berlaku efektif Februari 2021," tutur Menteri Keuangan Sri Mulyani pada 10 Desember 2020 lalu. "Kenaikan cukai hasil tembakau ini akan menyebabkan rokok jadi lebih mahal. Atau affordability indeksnya naik jadi 12,2 persen jadi 13,7-14 persen sehingga makin tidak dapat terbeli."

Pemerintah memang telah mengumumkan kenaikan CHT sejak Desember 2020 lalu. Karena masih harus melakukan sosialisasi dan implementasi kenaikan tersebut, tarif baru cukai rokok baru efektif pada Februari 2021 ini.

"Ini untuk memberikan kesempatan kepada jajaran bea cukai dan industri dari mulai percetakan cukai yang baru dan industri untuk melakukan adjustment dalam hal pelekatan cukai hasil tembakau dengan tarif yang baru pada bulan Desember dan Januari ini," lanjutnya. "Sehingga kita memulainya 1 Februari 2021."


Meski secara umum kenaikannya 12,5 persen, namun masing-masing kelompok atau golongan kenaikanya berbeda-beda. Srigaret Keretek Mesin (SKM) 2B dan Sigaret Putih Mesin (SPM) 2B kenaikan tarifnya lebih tinggi daripada SKM 2A dan SPM 2A. Sementara Sigaret Kretek Tangan (SKT) tidak dinaikkan tarifnya.

Sebelumnya, Ketua Aliansi Masyarakat Tembakau Indonesia (AMTI) Budidoyo menyampaikan apresiasi karena pemerintah tak menaikkan tarif SKT. Adapun kenaikan CHT untuk SKM dan SPM ini juga dinilai menjadi hal yang tak terhindarkan.

"Kami mengapresiasi lah, karena pertama yang memprihatinkan di masa pandemi itu SKT, sampai SKT naik bencana industri hasil tembakau," kata Budidoyo dilansir CNBC Indonesia, 10 Desember 2020. "Ketika SKT tidak naik, ada konsekuensi logis mestinya SKM akan naik. Jadi ya enggak apa apa, tapi keberpihakan pemerintah harus ada bagi SKT."

Pasalnya, industri SKT mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Tak hanya itu, industri ini juga menyerap lebih banyak hasil dari petani tembakau. Sebab, dalam setiap batang rokok, tembakau dan cengkeh yang diolah lebih banyak.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait