#MediaLawanCovid19 kembali meluncurkan konten edukasi bersama bertajuk 'Hati-hati Makan Bersama' pada Senin (1/2) hari ini demi menekan angka kasus COVID-19 di Tanah Air.
- Nidya Putri
- Senin, 01 Februari 2021 - 14:26 WIB
WowKeren - Virus corona (COVID-19) telah menginfeksi lebih dari 1 juta orang. Selain klaster perkantoran, klaster keluarga juga kerap menjadi penyumbang kasus COVID-19 terbanyak di sejumlah daerah.
Oleh karena itu, #MediaLawanCovid19 kembali meluncurkan konten edukasi bersama bertajuk 'Hati-hati Makan Bersama' pada Senin (1/2) hari ini. Kampanye 'Hati-hati Makan Bersama' dipublikasikan secara serentak di berbagai platform media, baik di jaringan televisi, radio, majalah, koran, media siber, serta media sosial.
Diperkirakan sekitar 100 media nasional dan lokal akan kembali berpartisipasi. Aksi ini menindaklanjuti kampanye-kampanye #MediaLawanCovid19 sebelumnya yang dimulai pada 24 Maret 2020, dengan mengusung sejumlah tema antara lain: Jaga Jarak, Jangan Lengah, Jangan Mudik, Aman Pakai Masker, dan Peduli Sekitar Kita.
Kampanye ini merupakan kerja sama #MediaLawanCovid19 dengan Gerakan Pakai Masker (GPM), sebuah gerakan nirlaba yang diprakarsai para tokoh masyarakat, tokoh agama, jurnalis senior, tokoh perempuan, dan para profesional untuk membantu saudara- saudara sebangsa yang terdampak krisis. "Tema kampanye 'Hati-hati Makan Bersama' kali ini dipilih, karena dirasa sangat penting untuk segera disosialisasikan secara masif, mengingat terus menanjaknya angka kasus COVID-19 di berbagai daerah," berdasarkan keterangan tertulis, Jakarta, Senin (1/2).
Juru Bicara Nasional Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyatakan, telah ada juga penelitian yang menemukan indikasi bahwa penularan kepada sejumlah tenaga kesehatan terjadi saat mereka istirahat untuk makan dan terpaksa membuka masker. Berdasarkan informasi tersebut, #MediaLawanCovid19 merasa perlu untuk mengampanyekan gerakan 'Hati-hati saat Makan Bersama' dengan harapan seluruh masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan.
Untuk itu, pastikan seluruh protokol kesehatan saat makan bersama dilakukan, yakni sedikit orang (seperempat kapasitas ruang makan), dilakukan di ruang terbuka (simulasi udara lancar), menjaga jarak (1,5 meter jika bersebelahan dan 2 meter jika berhadapan), jangan berbicara (kenakan masker saat bicara), serta batasi waktu makan (30 menit).
(wk/nidy)