Sultan Abis! Warga Sekampung di Tuban Ini Kompak Beli 176 Mobil Baru
YouTube
SerbaSerbi

Menurut penuturan Kades Sumurgeneng Tuban, Gianto, dalam sehari saja setidaknya ada 17 mobil yang dikirim ke desanya. Ternyata ini sumber dana di balik aksi sultan tersebut.

WowKeren - Membeli mobil baru mungkin bukan hal aneh. Namun tentu akan sangat mencolok jika satu kampung bersama-sama membeli ratusan mobil, bukan?

Itulah yang tampak dari sebuah video yang viral di media sosial beberapa waktu lalu. Tampak dalam video itu sejumlah warga di Desa Semurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur yang membeli 17 mobil baru secara bersamaan dalam sehari.

Dilansir dari Kumparan, rupanya terungkap warga membeli kendaraan beroda empat itu dengan menggunakan dana ganti rugi lahan untuk proyek kilang minyak. Proyek yang dimaksud adalah pembangunan Kilang Tuban atau New Grass Root Refinery (NGRR) di wilayah setempat.

Tak main-main, tercatat ada 176 mobil baru yang dibeli warga desa setempat sejak menerima uang ganti rugi penjualan lahan pembangunan kilang minyak tersebut. Bahkan seorang warga bisa membeli sampai 2-3 mobil baru dengan menggunakan uang tersebut.

Viralnya peristiwa ini turut dibenarkan oleh Kepala Desa Sumurgeneng, Gianto, Senin (15/2). Ia membenarkan jika sejumlah warga desanya bersama-sama membeli mobil dari Surabaya dengan menggunakan sebagian uang ganti rugi lahan proyek kilang minyak.


"Ya, pembeliannya berkelompok. Kemarin ada 17 mobil yang dibeli dan semuanya baru. Semua mobil merk Toyota," beber Gianto, dilansir pada Selasa (16/2).

Dijelaskan Gianto, warganya telah mengambil uang ganti rugi lahan melalui proses penetapan konsinyasi di PN Tuban. "Warga telah mengambil uang ganti rugi lahan. Sebagian uangnya digunakan untuk membeli mobil," beber Gianto.

"Ada sekitar 176 mobil baru yang dibeli warga, itu belum yang mobil bekas. Warga membeli dengan menggunakan uang dari pembebasan lahan proyek kilang tersebut. Satu orang ada yang beli dua sampai tiga mobil," sambungnya.

Perihal penjualan lahan untuk proyek kilang minyak, dipastikan Gianto, semua sudah sepakat. Untuk harga ganti ruginya pun memang cukup besar, yakni di kisaran Rp600.000 sampai Rp800.000 per meter perseginya.

"Semua warga Sumurgeneng telah setuju lahannya dijual untuk pembangunan kilang minyak," pungkas Gianto. Perihal besaran ganti rugi sudah diputuskan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) melalui appraisal.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts