Karhutla Kembali Terjadi di Kalbar, Pontianak Diprediksi Terselimuti Kabut Asap
Twitter/kodim0313kpr
Nasional

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun memprediksi asap bakal menyelimuti Pontianak, Kubu Raya, Sungai Raya, dan Ketapang, Senin (1/3) usai terjadinya karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

WowKeren - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar). Dikutip dari Antara, Senin (1/3), karhutla terjadi di sejumlah titik wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun memprediksi asap bakal menyelimuti Pontianak, Kubu Raya, Sungai Raya, dan Ketapang. Prediksi tersebut disampaikan BMKG melalui situs resminya, bmkg.go.id.

Asap diperkirakan menyelimuti wilayah tersebut pada malam dan dini hari nanti. Sedangkan pada siang hari, cuaca diprediksi cerah.

Menurut situs IQAir menyebut kualitas udara di Pontianak dalam kondisi tidak sehat. Berdasarkan data pukul 00.00 WIB, Senin (1/3), indeks kualitas udara Pontianak berada pada angka 163 atau tidak sehat dengan polutan utamanya adalah PM 2,5. IQAir menyebut data mereka bersumber dari 2 stasiun Indonesia Ministry of Environment and Forestry dan satu kontributor lainnya.


Sebelumnya, karhutla yang terjadi di Kubu Raya, Kalbar, telah menghanguskan 2 bangunan di SMKN 1 Sungai Raya pada Sabtu (27/2). "Ada 1 ruang kelas dan 1 ruang perpustakaan yang terbakar. Kejadian sekitar pukul 13.30 WIB," kata Kepala SMK Negeri 1 Sungai Raya Anis Sarifudin Adi, Minggu (28/2).

Menurut Anis, peristiwa itu berlangsung sangat cepat. Sekitar pukul 11.00 WIB, api yang membakar lahan terpantau cukup jauh. Bahkan dia sempat memperkirakan karhutla tidak akan menjangkau bangunan sekolah.

"Pada pukul 13.00 WIB, angin kencang sehingga api cepat menyebar," ungkap Anis. "Dari yang awalnya api berada di belakang bangunan tiba-tiba api sudah ada di bagian samping dan membakar gedung."

Sementara itu, Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana mengatakan, pihaknya masih menyelidiki peristiwa kebakaran tersebut. "Nantinya apakah akan ada tindak pidanya atau tidak masih menunggu hasil penyelidikan," ujar Yani.

Tim gabungan TNI, Polri, Manggala Agni dan pemadam kebakaran swasta masih terus melakukan penyiraman di sekitar lokasi kejadian. "Semua pihak tengah fokus melakukan pendinginan di sekeliling lokasi dan bahkan akan membuat sekat parit," pungkas.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts