Kuota Belajar Ketahuan Dipakai Nonton Film, Ini Kata Kemendikbud
Pixabay
Nasional
Sekolah di Tengah Corona

Plt. Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikbud Hasan Chabibie mengingatkan agar subsidi kuota PJJ dimanfaatkan secara bijak untuk membantu proses belajar-mengajar selama pandemi COVID-19.

WowKeren - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan bantuan kuota internet bagi para siswa yang menjalankan pembelajaran jarak jauh (PJJ) imbas pandemi COVID-19. Baru-baru ini, Kemendikbud menyindir penerima subsidi kuota yang justru menghabiskan jatah data internet itu untuk hal lain, seperti layanan streaming film.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Hasan Chabibie menilai jika besaran jumlah kuota belajar jelas tidaklah cukup jika digunakan bukan untuk menunjang aktivitas PJJ.

"Kami tahu persis bahwa kalau kita ngomong kuota, ya kalau mau dipakai buat streaming setiap hari, ya ngggak cukup, kira-kira kan gitu," kata Hasan dalam jumpa pers daring, Rabu (3/3). "Mau 7 GB dipakai streaming setiap hari nonton film ya nggak cukup juga."

Hasan menyebutkan, penggunaan kuota secara berlebihan bukan untuk keperluan belajar jarak jauh akan menjadi evaluasi kementeriannya sepanjang program subsidi pada 2020. Oleh karena itu, ia berharap penerima subsidi baik dari peserta didik, guru, maupun dosen agar lebih cakap memanfaatkan kuota belajar.


"Esensi dari pembagian kuota ini adalah membantu proses belajar dari rumah," ujarnya. "Oleh karenanya kami harapkan betul bahwa kuota ini bisa dimanfaatkan secara bijak dan kemudian tentu saja dioptimalkan."

Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim menyebutkan jika kuota belajar untuk para siswa siap disalurkan mulai 11-15 Maret 2021. "Bantuan ini disalurkan setiap bulan (tanggal) 11-15. Jadi untuk pertama akan bulan ini sekitar tanggal 11 (Maret)," ungkap Nadiem, Senin (1/3).

Secara garis besar, idak ada yang berbeda termasuk kuota berlaku selama 30 hari. Mekanisme pemberiannya pun masih sama, hanya saja menurut Nadiem, besarannya akan berubah.

Untuk siswa PAUD akan mendapat kuota 7 gigabyte per bulan. Untuk siswa pendidikan dasar dan menengah 10 GB. Sedangkan guru mendapat 12 GB, dan subsidi 15 GB untuk untuk mahasiswa serta dosen.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts