323 Guru di Samarinda Sudah Divaksin COVID-19, Siap Gelar Belajar Tatap Muka Senin Depan?
Twitter/KemenkesRI
Nasional
Sekolah di Tengah Corona

Sebanyak 323 guru di Samarinda, Kalimantan Timur, telah menjalani vaksinasi virus corona (COVID-19) pada Kamis (4/3) hari ini. Dengan adanya vaksinasi ini diharapkan sekolah tatap muka bisa dilakukan Senin depan.

WowKeren - Salah satu kelompok yang mendapatkan vaksin COVID-19 adalah guru dan tenaga pendidik lainnya. Di Samarinda, Kalimantan Timur, sebanyak 323 guru telah mendapatkan dosis pertama vaksin COVID-19.

Vaksinasi dilakukan di Aula SMPN 4, Jalan Juanda, Samarinda, Kalimantan Timur. Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso meninjau langsung pelaksanaan suntik vaksinasi.

Guru yang divaksin pada Kamis (4/3) hari ini berasal dari 14 sekolah yang berada di pinggiran Kota Samarinda. "Insya Allah Senin ini kita akan lakukan pembelajaran tatap muka di 14 sekolah tersebut sebagai program utama 100 hari kerja, semuanya sudah kita cek namun kita masih akan memastikan kembali dan melihat regulasi yang ditetapkan gugus tugas," kata Rusmadi.


Penerapan belajar secara daring, kata Rusmadi, menghadapi banyak kendala seperti keterbatasan akses internet, tidak punya kuota internet, dan tidak mempunyai ponsel. "Melalui program 100 hari kerja, kita akan tuntaskan semua apalagi melihat kondisi sekarang ini. Kami khawatir kalau terus seperti ini, akan terjadinya learning lost atau kondisi kehilangan kemampuan dan pengalaman belajar pada siswa," jelasnya.

"Melalui vaksin kepada para guru ini kita bisa memulai upaya untuk mengurangi learning lost," tegasnya. "Terobosannya seperti ini sekolah akan melakukan tatap muka tetapi tetap protokol kesehatan."

Mantan Sekretaris Provinsi Kaltim ini juga menegaskan dengan dibukanya 14 sekolah sangat diharapkan oleh para siswa. Pemprov Kaltim dengan dinas kesehatan setempat akan meramu mekanisme sistem belajar tatap muka. "Tahap awal seperti yang sudah dirancang Dinas Pendidikan Kota Samarinda pembukaan akan dimulai dari SMP, ketika dirasa aman, lanjut ke SD, dan tetap aman, maka ke TK, bertahap-bertahap," tuturnya.

Sementara itu, pemerintah telah merencanakan untuk kembali membuka sekolah tatap muka pada bulan Juli mendatang. "Kami ingin memastikan kalau guru dan tenaga kependidikan sudah selesai vaksinasi di akhir Juni," ujar Mendikbud Nadiem Makarim di Jakarta, Rabu (24/2). "Sehingga di Juli, insya Allah, sudah melakukan proses belajar tatap muka di sekolah."

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts