Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pandemi virus Corona membawa pelajaran berharga untuk masyarakat. Penasaran apa itu? Simak penuturan lengkapnya berikut ini.
- Eva Lestari
- Jumat, 12 Maret 2021 - 15:51 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pandemi virus Corona telah memberikan pelajaran berharga dalam hidup. Salah satunya adalah kemampuan masyarakat untuk mendobrak cara lama agar bisa bertahan di era sulit seperti saat ini. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Sidang Terbuka Senat Akademik Dies Natalis ke-45 Universitas Sebelas Maret pada Jumat (12/3).
Presiden berpendapat bahwa pandemi virus Corona telah mendisrupsi cara hidup semua orang. Menurutnya, pandemi ini telah membantu proses adaptasi masyarakat ke dalam aktivitas berbasis digital dengan lebih cepat.
"Pandemi COVID telah mengajarkan kita untuk mendobrak cara- cara lama. Yang dulu dianggap tabu, sekarang justru jadi cara hidup baru. Tidak mudah melakukan disrupsi terhadap diri sendiri. Padahal, jika tidak berani mendisrupsi diri kita, akan didisrupsi oleh zaman yang sedang berubah dengan cepat," kata Presiden Jokowi.
Karena pembatasan sosial selama pandemi virus Corona, masyarakat mulai terbiasa beradaptasi dalam gaya hidup digital. Hal ini mempermudah proses digitalisasi yang sangat sulit diperkenalkan kepada masyarakat sebelum wabah muncul.
"Bagi para pelaku usaha start up, cara-cara baru ini sudah dilakukan sejak awal. Namun, bagi sebuah instansi berusia 45 tahun, seringkali tidak mudah untuk memperkenalkan cara-cara baru," jelas Jokowi.
Maka dari itu, Presiden berharap masyarakat akan mengembangkan kreativitas dan inovasi selama pandemi mewabah. Upaya ini perlu dilakukan agar mereka bisa menjadi SDM unggul yang siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
"Dalam dunia yang cepat berubah saat ini, kecepatan, kreativitas, dan inovasi adalah kunci untuk memenangkan kompetisi. Kita tidak boleh terjebak cara-cara yang biasa saja, harus dengan cara-cara baru," imbuhnya.
Terakhir, Jokowi berpesan kepada UNS agar terus beradaptasi dengan perkembangan zaman yang terjadi saat ini. Salah satunya adalah dengan memperbanyak agenda riset untuk memperbarui ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
"Pengalaman panjang UNS selama 45 tahun saat ini sedang ditantang untuk berubah. Selamat berkreasi dan berinovasi dalam menghasilkan Iptek dan mencetak talenta untuk menjawab tantangan kemanusiaan dan kemajuan bangsa demi Indonesia maju yang kita cita-citakan," pungkasnya.
(wk/eval)