Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan pengemudi ojol untuk tidak lengah prokes meski sudah diberi vaksin Corona. Simak pernyataan lengkapnya berikut ini.
- Eva Lestari
- Sabtu, 13 Maret 2021 - 18:50 WIB
WowKeren - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin berpesan kepada pengemudi ojek online (ojol) untuk tidak lengah meskipun sudah diberi vaksin Corona. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri vaksinasi COVID-19 bagi pekerja sektor publik bidang transportasi di Tangerang Selatan, Sabtu (13/3).
Budi menuturkan bahwa vaksin akan memberi kekebalan pada tubuh usai 28 hari atau setelah penerima mendapat suntikan kedua. Karena itulah ia mengingatkan pengemudi ojol agar selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak aman.
"Ini pesan buat pengemudi Grab, jangan habis disuntik merasa jadi Superman. Kekebalan itu baru optimal setelah 28 hari sesudah suntik kedua. Dan itu tidak mengubah bapak ibu jadi Superman. Even jadi tentara Polri saja belum. Tapi seenggaknya bapak ibu punya kemampuan antibodi," kata Budi.
Meski seseorang masih berpotensi tertular Corona setelah divaksin, Budi menjelaskan bahwa cairan tersebut dapat meminimalisir risikonya. "Kalau virusnya datang, mudah-mudahan satu dua hari mati karena ada tentaranya di dalam. Sehingga menularkannya tidak banyak," imbuhnya.
Kendati demikian, ia kembali mengingatkan agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan di manapun berada. Karena upaya tersebut masih menjadi kunci utama untuk mencegah penularan virus Corona.
"Oleh karena itu buat teman-teman di Grab yang habis disuntik, ingat, jangan kemudian buka masker jalan-jalan ke mana-mana sampai 28 hari sesudah suntik kedua. Kemudian kedua, even sudah disuntik tetap pakai masker, jaga jarak tetap jaga jarak, rajin cuci tangan," tegas Budi.
"Karena balik lagi ini (vaksinasi) buat kita lebih kuat. Sehingga mudah-mudahan kalau terinfeksi bisa lebih cepat sembuh secara alamiah tidak masuk rumah sakit, tapi tidak membuat kita jadi Superman kalau dalam film jadi Thor, manusia setengah dewa, tidak demikian," pungkasnya.
Sementara itu, Indonesia saat ini tengah memasuki tahap kedua vaksinasi COVID-19. Target penerima dalam tahap ini adalah 38.513.446 jiwa yang terdiri dari 21 juta lebih lansia dan 17 juta pekerja pelayanan publik, yang diharapkan rampung pada bulan Mei mendatang.
(wk/eval)