Wagub NTB, suami, beserta 7 anggota rumahnya yang lain dikonfirmasi positif COVID-19. Padahal sang wagub sudah menerima suntikan dosis kedua vaksin Sinovac pada akhir Januari lalu.
- Elvariza Opita
- Senin, 15 Maret 2021 - 10:39 WIB
WowKeren - Vaksinasi COVID-19 sejatinya diberikan untuk memberikan kekebalan tambahan terhadap infeksi virus tersebut. Namun nyatanya ada beberapa individu yang malah terjangkit COVID-19 bahkan setelah mendapat suntikan 2 dosis vaksin, yang untuk di Indonesia sendiri saat ini menggunakan produk Sinovac Tiongkok.
Bila beberapa waktu lalu Sekretaris Daerah Bandung Ema Sumarna yang dikonfirmasi positif COVID-19 meski sudah menerima suntikan dosis kedua vaksin Sinovac, kali ini Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Hj Sitti Rohmi Djalilah yang mengalaminya. Sitti bersama suami dan sejumlah anggota keluarganya yang tinggal di pendopo kini dikonfirmasi positif COVID-19.
Kabar ini pun dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr Lalu Hamzi Fikri. "Iya benar, Bu Wagub positif COVID-19," ungkap Hamzi di Mataram, NTB, Minggu (14/3).
Menurut Hamzi, total ada 9 orang yang tinggal di pendopo yang dinyatakan positif COVID-19. Kendati demikian, saat ini semuanya dinyatakan dalam kondisi baik.
"Bu Wagub dan keluarga dalam keadaan baik saat ini dan statusnya orang tanpa gejala (OTG). Saat ini menjalani isolasi mandiri dan pengawasan tim dokter RSUD Provinsi NTB," papar Hamzi, dilansir dari Antara, Senin (15/3).
Sitti sendiri mendapat suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 pada 14 Januari 2021. Lalu dosis keduanya diberikan pada 28 Januari 2021, sehingga kini sejatinya sudah lewat 28 hari sejak penyuntikan dosis kedua vaksin tersebut.
Perihal positif COVID-19 yang dialami keluarga sang wagub juga dibenarkan suami Sitti, H Khairul Rizal. "Alhamdulillah walaupun positif, kondisi baik, tidak bergejala, mungkin pengaruh vaksin COVID-19 sudah bekerja," beber Rizal yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi NTB ini.
Rizal sendiri menduga virus itu masuk dari salah seorang asisten rumah tangga yang sehari-hari bekerja di pendopo. Rupanya sang ART sempat pulang kampung dan kembali dengan kondisi terinfeksi virus SARS-CoV-2.
"Bibi yang kerja di pendopo sempat pulang kampung, baliknya bawa COVID-19," kata Rizal. "Bibi ini tiba-tiba hilang penciuman, langsung di swab dan positif. Baru kami yang lain di swab dan positif."
(wk/elva)