Menhub Budi Karya Sebut Pemerintah Tak Larang Mudik Lebaran 2021
Instagram/kemenhub151
Nasional
Mudik di Tengah Corona

Sebagai catatan, pemerintah Indonesia sempat menerapkan larangan mudik Lebaran bagi seluruh masyarakat Indonesia pada 2020 lalu karena pandemi virus corona (COVID-19).

WowKeren - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa pemerintah tidak akan menerapkan larangan mudik Lebaran tahun 2021 ini. Sebagai catatan, pemerintah Indonesia sempat menerapkan larangan mudik Lebaran bagi seluruh masyarakat Indonesia pada 2020 lalu karena pandemi virus corona (COVID-19).

Namun tahun ini pemerintah tidak akan melarang masyarakat untuk mudik. Meski demikian, Menhub Budi Karya menekankan bahwa pihaknya akan membuat mekanisme protokol kesehatan yang ketat.

"Pada prinsipnya pemerintah melalui Kemenhub tidak melarang," terang Menhub Budi Karya dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI pada Selasa (16/3). "Kami akan berkoordinasi dengan Satgas bahwa mekanisme mudik diatur bersama dengan pengetatan dan melakukan tracing yang akan bepergian."

Adapun program pemerintah yang dilaksanakan baru-baru ini juga dinilai telah menambah rasa percaya diri masyarakat. Oleh sebab itu, Menhub Budi Karya memprediksi akan terjadi lonjakan jumlah pemudik di Lebaran tahun ini.


"Pasti terjadi lonjakan. Program vaksinasi membuat masyarakat ingin bepergian," jelasnya. "Ada juga PPnBM 0 persen dan penggunaan tes genose yang membuat orang confident bepergian."

Meski demikian, Menhub Budi Karya berharap agar kegiatan mudik ini dapat berjalan dengan baik tanpa mengabaikan protokol kesehatan. Selain itu, Kemenhub juga disebut tetap memperhatikan sejumlah isu yang muncul di tengah masa mudik, seperti kerumunan penumpang. "Prokes akan dikawal ketat dan menjamin transportasi darat, laut, udara, dan meningkatkan ketertiban," paparnya.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo sebelumnya memutuskan untuk melarang mudik Lebaran tahun 2020 lalu demi memutus rantai penyebaran virus corona di Indonesia. "Hari ini saya ingin sampaikan juga bahwa mudik semuanya akan kita larang," kata Jokowi saat membuka Rapat Terbatas melalui video conference di Istana Merdeka pada 21 April 2020.

Sementara untuk tahun ini, Jokowi sempat mengingatkan meningkatnya kasus COVID-19 dalam empat kali libur panjang Indonesia. Namun Jokowi sendiri masih belum memberikan pernyataan terkait mudik Lebaran 2021.

"Dari empat kali kita memiliki libur panjang, long weekend, libur panjang kemarin. Semuanya naiknya lebih dari 40 persen. Ini yang terakhir belum kelihatan," kata Jokowi pada 20 Februari 2021. "Tapi yang tahun baru dan sebelumnya itu (kenaikan kasus) lebih dari 40 persen."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts