Geger Pasien RSJ Aceh Diduga Polisi yang Hilang Saat Tsunami, Keluarga Yakin Gara-Gara Ini
Pixnio/USAID
Nasional

Keluarga meyakini sosok pasien di RSJ Aceh adalah Bharaka Asep yang telah dinyatakan anumerta akibat tsunami pada 2004 silam. Berikut penjelasan mereka.

WowKeren - Kisah Bharaka Asep yang ditemukan di RSJ Aceh setelah dinyatakan anumerta pasca tsunami 2004 masih menjadi sorotan. Baik Polda Aceh maupun pihak rumah sakit pun sudah membenarkan soal pasien yang diduga polisi itu, meski kini masih menjalani sejumlah pemeriksaan lebih detail.

Kendati demikian, Burhan (34) yang merupakan adik kandung sang mantan polisi meyakini bahwa pasien tersebut merupakan kakaknya. "Kami yakin itu kakak kami, ada ciri khusus dari dia," tegas Burhan saat ditemui di kediamannya di Lampung Selatan, Kamis (18/3).

Ciri khas yang dimaksud Burhan adalah bekas jahitan di kening dan tahi lalat di telinga sebelah kanan. "Itu luka waktu dia kecil, jatuh di kamar mandi," tutur Burhan, dikutip dari Kompas.

Perihal kemungkinan sang kakak masih hidup, Burhan sendiri mengaku antara percaya dan tidak percaya. Sebab ketika Asep dipindahkan ke Aceh, kala itu Burhan masih berusia 17 tahun.

"Percaya nggak percaya awalnya. Karena dulu itu sudah ditahlilin, 40 hari, satu tahunan, ternyata masih hidup. Alhamdulillah," ujar Burhan.


Hal senada juga disampaikan kakak ipar Asep, Edi (60). Bukan cuma karena tanda-tanda khusus di tubuh sang pasien RSJ yang diduga Asep, Edi juga meyakini karena teman-teman sekolah sang adik ipar pun menyatakan hal serupa.

"Ada tanda-tandanya di kening sama telinga. Dari awal dikasih lihat, keluarga yakin itu Asep. Teman-teman SMA-nya yang datang juga yakin itu Asep," terangnya.

Kendati demikian, saat ini pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan lebih detail untuk memastikan apakah benar pasien RSJ itu adalah Asep sang polisi yang telah 16 tahun lebih dinyatakan hilang gegara posko kerjanya turut disapu ombak tsunami 2004.

"Tunggu kepastian nanti," tegas Edi. Pasalnya saat ini pun memang polisi masih melakukan pemeriksaan DNA untuk memastikan bahwa pasien yang ditemukan itu benar Asep.

"Selanjutnya kepada pasien ini juga akan dilakukan tes DNA, sidik jari, dan pengenalan tanda lahir lainnya," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy. Kepolisian juga akan berkoordinasi demi menemui pihak keluarga Asep di Jawa Barat.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait