Mantan Jaksa Agung Basrief Arief dikabarkan meninggal pada hari Selasa (23/3). Basrief Arief merupakan Jaksa Agung di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
- Wahyu
- Selasa, 23 Maret 2021 - 15:59 WIB
WowKeren - Pada Selasa (23/3), kabar duka datang dari Kejaksaan Republik Indonesia. Mantan Jaksa Agung yang juga pernah menjadi pemimpin tim pemburu korupsi Basrief Arief telah meninggal dunia. Kabar duka tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonardo Eben Ezer Simanjuntak.
Melalui keterangan yang disampaikan oleh Leonardo, Basrief Arief diketahui meninggal pada pukul 10.00 WIB. "Kejaksaan Republik Indonesia berdukacita atas berpulang ke hadirat Allah SWT, Bapak Basrief Arief bin Bactiar Arief pada hari Selasa, 23 Maret 2021 jam 10.00 WIB," ujar Leonardo.
Namun belum dijelaskan secara rinci terkait dengan penyebab meninggalnya mantan Jaksa Agung tersebut. "Semoga amal ibadah Almarhum diterima di sisi Allah SWT dan dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya," tambah Leonardo.
Dikutip dari laman resmi Kejaksaan, Basrief mengikuti sekolah hakim dan jaksa pada tahun 1963 hingga 1967. Ia merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Andalas dan Program Pasca Sarjana Universitas Padjajaran. Setelah itu ia bergabung dengan Korps Adhyaksa, lalu mengikuti berbagai pendidikan kedinasan.
Basrief diketahui memulai kariernya sebagai pegawai kejaksaan. Seiring berjalannya waktu, ia dipromosikan sebagai Kajari Belawan pada tahun 1993. Kemudian kariernya berlanjut sebagai Kajari Cibinong dan Jakarta Pusat.
Basrief Arief diketahui pernah menjabat sebagai Asisten Pidum Kejaksaan Tinggi Jakarta, Staf Ahli Kejaksaan Agung, Kepala Biro Umum dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jakarta. Setelah menjabat beberapa posisi tersebut, karier Basrief semakin naik dan cemerlang.
Setelah itu, Basrief diketahui menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum). Kemudian kariernya menanjak kembali menjadi Jaksa Agung Muda Intelijen, lalu Wakil Jaksa Agung.
Puncak karier Basrief Arief adalah ketika diangkat sebagai orang nomor satu di kejaksaan. Pada 26 November 2010, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengangkatnya sebagai Jaksa Agung menggantikan Hendraman Supandji. Ia kemudian dilantik pada hari yang sama di Istana Negara Jakarta. Basrief Arief disebut juga pernah menjadi Ketua Tim Terpadu Pencari Terpidana dan Tersangka Perkara Tindak Pidana Korupsi atau yang biasa disebut Tim Pemburu Koruptor.
(wk/wahy)