Sutradara 'Joseon Exorcist' Turut Minta Maaf, Tak Ingin Publik Salahkan Aktor dan Staf
SBS
TV
Kontroversi Joseon Exorcist

PD Shin Kyung Soo bertanggung jawab penuh atas kritik dan reaksi yang dihadapi 'Joseon Exorcist'. Sebagai sutradara, ia juga mengatakan akan lebih berhati-hati dalam menggunakan nama-nama tokoh sejarah.

WowKeren - Drama "Joseon Exorcist" menuai kritikan dan telah dihentikan penayangannya. Menyusul permintaan maaf dari aktor dan aktris drama tersebut termasuk Jang Dong Yoon dan Lee Yu Bi, sutradara "Joseon Exorcist" telah mengeluarkan permintaan maaf.

PD Shin Kyung Soo bertanggung jawab penuh atas kritik dan reaksi yang dihadapi "Joseon Exorcist". Sebagai sutradara, ia juga mengatakan akan lebih berhati-hati dalam menggunakan nama-nama tokoh sejarah dalam karyanya.

"Ini adalah sutradara 'Joseon Exorcist', Shin Kyung Soo. Sebagai sutradara yang memiliki tanggung jawab atas keputusan akhir, saya ingin meminta maaf kepada pemirsa terkait masalah yang baru-baru ini muncul. Saya ingin sekali lagi meminta maaf atas keterlambatan pemberitahuan ini karena saya harus menyelamatkan situasi setelah drama dibatalkan. Saya gagal untuk bersikap cermat dan akan lebih berhati-hati dalam mengungkapkan cerita yang menggunakan nama asli dari tokoh sejarah serta Dinasti Joseon sebagai set-up. Saya merasa bertanggung jawab untuk ini dan saya merenungkannya secara mendalam."


Lebih lanjut, Shin Kyung Soo meminta agar publik tak menyalahkan para aktor serta staf yang mengikuti arahannya. Ia juga menyatakan rasa penyesalan kepada para aktor dan staf yang kerja kerasnya terbuang karena drama dibatalkan.

"Semua tanggung jawab atas konten drama dan keputusan terkait harus berada pada saya, sutradara. Staf dan aktor hanya mempercayai dan mengikuti saya. Saya juga ingin mengatakan bahwa saya tidak mengarahkannya dengan perasaan bias terhadap sejarah dan saya juga tidak mengarahkannya dengan maksud apa pun, seperti yang diklaim oleh penonton. Semua adegan bermasalah itu semua karena ketidakmampuan saya sebagai sutradara. Saya sangat menyesal."

"Karena drama telah dibatalkan, saya juga sangat menyesal kepada staf yang bekerja sia-sia selama setahun, para aktor dan penonton. Saya ingin berterima kasih kepada mereka yang mengirimkan pendapat berharga tentang dramanya. Saya tidak akan melupakan peringatan dan nasihat Anda."

"Joseon Exorcist" menuai kontroversi ketika berbagai adegan, termasuk pengaturan meja serta penggambaran karakter dikritik sebagai distorsi sejarah. Ketegangan antara Korea dan Tiongkok selalu tinggi karena konflik budaya dan sejarah. Catatan sejarah selalu menjadi poin sensitif antara kedua negara, sehingga memunculkan kritikan publik Korea terhadap "Joseon Exorcist".

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts