Pihak Keuskupan Agung Makassar ikut menanggapi peristiwa ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral. Pihak Keuskupan Agung pun mengimbau umat untuk tetap tenang dan waspada.
- Amelia Nur Fatimah
- Minggu, 28 Maret 2021 - 17:15 WIB
WowKeren - Peristiwa ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makasar menjadi kabar duka di tengah peringatan Pekan Suci menjelang Paskah. Setidaknya ada 14 orang yang menjadi korban dalam peristiwa ledakan tersebut. Atas peristiwa duka itu, pihak Keuskupan Agung Makassar pun ikut buka suara.
Fransiskus Nipa selaku Vikaris Yudisial Kuria Keuskupan Agung Makassar pun menyampaikan sejumlah poin penting untuk menanggapi peristiwa tersebut. Mewakili pihak Keuskupan Agung, Fransiskus Nipa menyampaikan rasa prihatin pada umat yang tertimpa musibah dalam peristiwa ledakan bom bunuh diri tersebut.
"Selamat siang para Pastor dan seluruh umat. Atas nama Kuria Keuskupan Agung Makassar kami menyampaikan beberapa hal berikut ini. yang pertama kita semua prihatin atas kejadian bom bunuh diri yang terjadi pada pagi tadi pukul 10.26 waktu Indonesia bagian tengah, lokasinya di pintu gerbang samping arah jalan Kajaolalido, dekat arah pos satpam Gereja Katedral Makassar," ujar Fransiskus di channel YouTube Komsos KAMS pada Minggu (28/3) siang tadi.
Fransiskus juga mengabarkan mengenai kondisi para jemaat dan pastor yang berada di tempat kejadian saat ledakan berlangsung. "Yang kedua, sejumlah umat mengalami korban luka dan sekarang sementara dirawat di rumah sakit. Yang ketiga, bapak Uskup dan para Pastor di Katedral dan Keuskupan semua dalam keadaan baik-baik.
Fransiskus pun mengimbau agar para umat dan pastor bisa tenang menyikapi peristiwa ledakan di Gereja Katedral Makassar hari ini. Meski begitu, ia juga mengingatkan agar mereka tetap waspada.
"Yang keempat diharapkan pada para pastor dan seluruh umat untuk tetap tenang dan terus waspada. Dan mari kasus ini sepenuhnya kita percayakan pada pihak keamanan untuk ditangani sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tutur Fransiskus.
"Yang kelima, khusus untuk paroki Katredal Makassar, Misa Minggu Palem dari siang sampai malam hari ini dibatalkan. Dan yang terakhir, mari kejadian ini kita terus bawa dalam doa-doa. Terima kasih Tuhan memberkati," pungkasnya.
(wk/amel)