Pekerjaan Ayah J-Hope Dipertanyakan Member-Member BTS, Kok Bisa?
Weverse/BTS
Selebriti

Dalam 'Run BTS!' episode terbaru, BTS berkompetisi dalam acara kuis hiburan. Salah satu kuis membuat para member mempertanyakan pekerjaan ayah J-Hope sebagai guru sastra Korea.

WowKeren - Dalam episode terbaru "Run BTS!", BTS (Bangtan Boys) berkompetisi dalam acara kuis hiburan. Salah satu kuis membuat para member mempertanyakan pekerjaan ayah J-Hope sebagai guru sastra Korea. Kok bisa?

Untuk kompetisi, grup dibagi menjadi tiga tim yang terdiri dari dua orang. Ada tiga ronde pertanyaan yang harus dijawab. Setiap putaran memiliki jumlah poin yang berbeda.

Di babak ketiga, para member ditanyai tentang pengetahuan mereka tentang berbagai dialek provinsi Korea. Mereka ditanyai apa arti frasa tertentu. V, Jungkook dan Jimin BTS berasal dari Provinsi Gyeongsang, sedangkan J-Hope berasal dari Provinsi Jeolla.

V adalah yang paling percaya diri dengan pengetahuannya. Sebaliknya, Jimin mengungkapkan bahwa ia telah kehilangan dialek Busan-nya setelah sekian lama tinggal di Seoul.

Saat diberi pertanyaan tentang Provinsi Jeolla, Jimin justru mengira ia punya harapan besar karena ibunya berasal dari sana. Ia segera mengungkapkan sebagian besar pengetahuannya mungkin adalah kata-kata umpatan.


J-Hope yang lahir di sana, memberikan upaya terbaiknya. Meskipun demikian, beberapa pertanyaan terbukti lebih rumit daripada yang lain dan satu, khususnya, membuat semua orang bingung. Setelah diberi izin, J-Hope menelepon ke rumah untuk meminta bantuan.

Pertama, J-Hope berusaha menghubungi ibunya tanpa hasil. Karena koneksi yang buruk di lokasi, dia tidak menjawab. Ini, bagaimanapun, menginspirasi Jimin untuk menelepon ibunya sendiri untuk meminta bantuan juga. Sayangnya, seperti ibu J-Hope, ia juga tidak menanggapi panggilan putranya.

Source: Twitter

Setelah gagal menghubungi ibu dan temannya, J-Hope menelepon harapan terakhirnya, ayahnya, yakin bahwa ia akan menjawab dengan benar. Ayahnya pun mengangkat teleponnya.

Meskipun penutur dialek asli, bahkan ayah J-Hope pun tidak terbiasa dengan frasa yang dimaksud. Ia mengaku belum pernah mendengarnya. RM (Rap Monster) mempertanyakan ini karena ayah J-Hope adalah seorang guru sastra Korea.

"Bukankah ayahmu guru sastra Korea?" tanya RM sambil tertawa. Jimin menambahkan, "Padahal beliau adalah guru sastra."

(wk/chus)

You can share this post!

Related Posts