Suzy Bahas 11 Tahun Karier, Semakin Dewasa Meski Pernah Sok Pintar
Topstarnews
Selebriti

Wajah Suzy mewarnai majalah Harper's Bazaar edisi Mei. Menunjukkan kecantikan tanpa make up, Suzy membagikan perasaannya setelah 11 tahun debut sebagai idol serta aktris.

WowKeren - Suzy dikenal dengan kecantikan bak dewi dan talenta yang luar biasa. Atas semua itu, ia mampu bertahan lebih dari satu dekade di industri hiburan.

Baru-baru ini, Suzy melakukan pemotretan sekaligus wawancara eksklusif dengan majalah Harper's Bazaar. Pemotretan itu untuk edisi Mei yang terbit pada 20 April mendatang.

Dalam pemotretan tersebut, Suzy menampilkan pesona uniknya. Bahkan untuk beberapa foto dilakukan tanpa riasan, mengingatkan pada kesegaran awal debutnya yang utuh.

Selain itu, terdapat tiga latar belakang yang digunakan pada saat pemotretan dan menampilkan gaya berbeda. Suzy dapat mencerna gaya pakaian yang ia tampilkan dan menunjukkan ekspresi diam tanpa cela.


Pada kesempatan itu, Suzy membicarakan perasaannya setelah 11 tahun berlalu sejak debutnya. Seperti diketahui, Suzy debut bersama Miss A dan mampu mencuri perhatian sejak awal karier. Setelah Miss A bubar, Suzy melanjutkan karier sebagai penyanyi solo sekaligus aktris.

Kepada wartawan Harper's Bazaar ia mengungkapkan, "Rasanya masih seperti kemarin, tapi aku pikir saat itu sudah berlalu. Sebaliknya, sekarang aku lebih peduli tentang bagaimana menghabiskan waktu di masa depan daripada yang sudah berlalu."

Selain berbicara tentang karyanya, Suzy juga membahas bagaimana ia mengatasi perasaan lelah selama menjadi seorang artis. Pemilik nama asli Bae Suji itu membeberkan bahwa ia hanya berusaha introspeksi diri dan tidak terlalu khawatir dengan apa yang akan datang.

Seperti yang Suzy katakan, "Dulu, aku mencoba berpura-pura cerdas, tapi sekarang tidak bisa, dan aku hanya menerimanya bahkan ketika situasi sulit muncul. Menerima akan memberimu kekuatan untuk melanjutkan hidup tanpa terjebak dalam suasana hati negatif. Aku selalu berpikir bahwa yang penting saat ini, hidup terlalu singkat untuk mengkhawatirkan apa yang berlalu atau belum tiba."

Terakhir, Suzy mengungkapkan jalan pikiran dalam menghadapi masa depan. Ia menyatakan, "Aku berpikir setiap orang punya ritme mereka sendiri. Aku ingin berjalan tanpa suara, tanpa terhanyut oleh perubahan cepat di sekitarku. Lebih fokus pada apa yang kusukai dalam diriku. Karena hidup ini adalah milikku, bukan orang lain."

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts