Kasus Aktif Kembali Naik, DKI Jakarta Lanjutkan PPKM Mikro Hingga 3 Mei
pixabay.com/Ilustrasi
Nasional
PSBB Corona

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memperpanjang PPKM Mikro mulai Selasa (20/4) hari ini hingga 3 Mei mendatang usai kasus aktif COVID-19 DKI mengalami peningkatan.

WowKeren - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro sejak Selasa (20/4) hari ini hingga 3 Mei mendatang. Keputusan ini diambil usai kasus aktif COVID-19 DKI mengalami peningkatan.

Berdasarkan data terkini, jumlah kasus aktif di ibu kota telah mencapai 6.924 kasus. Menurut Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti, angka tersebut menandai peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan dua pekan sebelumnya dengan jumlah kasus aktif sebesar 6.075.

Karena itulah Widyastuti mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di manapun berada. Mereka juga diminta untuk tidak melakukan perjalanan, terutama di momen libur panjang atau akhir pekan.

"Ini mulai meningkat lagi. Saya ingatkan warga DKI bahwa 3M termasuk menghindari kerumunan dan menghindari mobilisasi sangat penting. Pengalaman kita tahun lalu dan akhir minggu ini, menunjukkan aktivitas penduduk sudah meningkat dan angka sudah bergerak naik," kata Widyastuti dalam keterangan tertulis, Selasa (20/4).

Knedati demikian, Widyastuti memastikan penyebaran virus Corona di wilayah ibu kota relatif terkendali. Hal itu dapat dilihat dari menurunnya indikator ketersediaan tempat tidur isolasi dan kapasitas ICU di sejumlah rumah sakit rujukan di Jakarta.


Berdasarkan data Dinas Kesehatan per Minggu (18/4), persentase keterisian tempat tidur isolasi adalah sebesar 38 persen atau 2.691 dari 7.087 tempat tidur yang tersedia. Adapun kapasitas ICU hanya terisi 500 pasien dari total 1.056. "Artinya ada penurunan sebesar 1 persen terhadap kapasitas ICU," imbuh Widyastuti.

Lebih lanjut, Widyastuti menyebut pengendalian tersebut sejalan dengan program vaksinasi yang digencarkan pemerintah pusat. Dari target sebanyak 3.000.689 orang, jumlah orang yang telah menerima dosis pertama vaksin COVID-19 sudah mencapai 54,7 persen atau 1.641.932 orang. Sedangkan penerima dosis kedua sudah mencapai 849.048 orang atau sekitar 28,3 persen.

Sementara itu, keputusan Pemprov DKI Jakarta untuk memperpanjang PPKM Mikro sejalan dengan pemerintah pusat. Sehari sebelumnya, Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemilihan Ekonomi Nasional (KCP-PEN) Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM Mikro hingga 3 Mei dan memperluas jangkauannya ke lima provinsi.

"Berdasarkan hasil evaluasi, melanjutkan perpanjangan PPKM Mikro, yaitu yang tahap keenam, tanggal 22 April sampai dengan 3 Mei 2021," kata Airlangga dalam konferensi pers daring yang ditayangkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (19/4).

Dalam kesempatan itu, Airlangga juga menyampaikan bahwa jumlah kasus aktif terus menurun dalam lima kali penerapan PPKM dan mampu menekan positivity rate. Karena itulah pemerintah tak ragu untuk memperpanjang kebijakan tersebut.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts