Pemerintah Bakal Gratiskan Ongkir Belanja Online Jelang Lebaran, Catat Waktunya!
Pixabay
Nasional

Pemerintah siap memberikan subsidi untuk ongkos kirim selama Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) Ramadan. Berikut penuturan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto selengkapnya.

WowKeren - Berbelanja online jelas bukan barang baru lagi di era digital seperti saat ini. Malah pamornya menguat di tengah pandemi COVID-19 yang mendesak masyarakat untuk meminimalisir berada di kerumunan hingga melakukan kontak dengan individu lain.

Namun acapkali belanja online "terbatasi" dengan besarnya nilai ongkos kirim yang dibebankan kepada pembeli. Tetapi jangan khawatir! Pemerintah rupanya berencana untuk menggratiskan ongkos kirim ini menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah pda bulan Mei mendatang.

Hal ini seperti disampaikan oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Senin (19/4) kemarin. Disebutkan oleh Airlangga, gratis ongkir yang diberikan lewat Program Hari Belanja Online Nasional alias Harbolnas ini akan dilaksanakan selama 5 hari menjelang Idul Fitri.

Lebih tepatnya pada H-10 hingga H-6, atau sekitar tanggal 3-7 Mei 2021. "Ongkos kirim ditanggung oleh pemerintah ataupun platform digital," beber Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) tersebut setelah mengikuti Rapat Terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo.


Pada kesempatan yang sama, Airlangga juga mengungkit soal upaya pemerintah untuk menjaga perekonomian sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat. Salah satunya dengan memberikan Tunjangan Hari Raya bagi para pekerja atau buruh, maupun Aparatur Sipil Negara.

"THR untuk pekerja sudah ada SE (Surat Edaran) Menaker Nomor: M 6 Tahun 2021, dibayar secara penuh dan paling lama dibayarkan H-7," tuturnya, dilansir dari laman resmi Sekretariat Kabinet, Selasa (20/4). "Kemudian (THR) untuk ASN dan prajurit TNI-Polri, ini juga difinalisasi oleh Ibu Menteri Keuangan dan dibayarkan H-10."

Ketua Umum Partai Golkar itu juga menjelaskan soal percepatan penyaluran program perlindungan sosial dan Kartu Sembako. Untuk jatah bulan Mei dan Juni, menurut Airlangga, sedianya akan disalurkan pada awal bulan depan.

"Kemudian bantuan sosial berupa beras, ini sedang dalam pematangan," imbuhnya. "Sepuluh kilogram dengan sasaran peserta Kartu Sembako non-PKH (Program Keluarga Harapan)."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts