Moeldoko Soal Isu Reshuffle Kabinet: Yang Tahu Hanya Presiden
Instagram/dr_moeldoko
Nasional
Reshuffle Menteri Jokowi

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menyatakan bahwa persoalan reshuffle kabinet hanya diketahui oleh Presiden Joko Widodo. Simak penjelasan lengkapnya berikut.

WowKeren - Isu reshuffle kabinet menjadi salah satu topik yang hangat dibahas dalam beberapa hari terakhir. Salah satu yang disorot adalah posisi Kepala Staf Presiden (KSP) yang dimiliki Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.

Saat ditanya pendapatnya tentang hal ini, Moeldoko enggan berbicara banyak. Dia hanya menegaskan bahwa persoalan ini sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Yang tahu hanya presiden. Reshuffle yang tahu hanya presiden," kata Moeldoko kepada awak media di Kampus Universitas Islam Indonesia, Sukmajaya, Depok, Selasa (20/4).

Dia juga enggan memberi penjelasan lebih detail. Termasuk soal kabar pengunduran dirinya sebagai Kepala Staf Presiden. "Sudah ya, sudah ya," pungkas Moeldoko.


Hingga saat ini, belum diketahui siapa-siapa saja yang akan didepak dan diangkat sebagai menteri baru. Kepastian soal jadwal pengumumannya pun masih menjadi teka-teki.

Sementara itu, isu reshuffle kabinet Jokowi dikemukakan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin. Perombakan ini merupakan imbas dari peleburan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), serta hadirnya Kementerian Investasi yang baru.

"Ya karena itu kan kementerian baru. Kementerian Investasi dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan-Ristek dan begitu juga ada BRIN," kata Ngabalin, Senin (19/4).

Ngabalin sempat menyatakan bahwa reshuffle kabinet akan diumumkan pekan lalu. Namun pernyataan itu tak kunjung terwujud meski pekan telah berganti. Ia juga mengaku tak tahu pasti kapan presiden akan mengumumkan perombakan tersebut.

"Surat dari DPR sudah disetujui apa yang disampaikan bapak Presiden. Presiden tidak lama yang begitu, cuma terkait penataan kelembagaan, Kalau ini (penataan kementerian baru) sudah selesai, tinggal waktu Presiden aja. Mudah-mudahan tidak dalam waktu lama," tegas Ngabalin.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts