Masyarakat Diminta Tak Panik Meski Varian Corona B1617 India Sudah Masuk ke Indonesia
Unsplash/Pete Walls
Nasional
Mutasi Corona Masuk Indonesia

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, meminta masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran varian baru tersebut.

WowKeren - Varian virus corona (COVID-19) B1617 yang pertama kali ditemukan di India kini dilaporkan telah masuk ke Indonesia. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan adanya dua kasus varian B1617 di DKI Jakarta.

Temuan tersebut tentu membuat banyak pihak khawatir mengingat situasi "tsunami" COVID-19 di India diduga turut dipicu oleh varian tersebut. Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, lantas meminta masyarakat untuk tidak panik namun tetap waspada.

"Kita harus waspada karena varian corona yang berasal dari India yaitu B1617 telah masuk ke Indonesia," kata Wiku dalam konferensi pers pada Selasa (4/5). "Saya meminta kepada masyarakat untuk tidak panik."

Lebih lanjut, Wiku meminta masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran varian baru tersebut. Selain itu, penyebaran varian baru tersebut juga diantisipasi dengan pengawasan masuknya pekerja migran Indonesia (PMI) atau TKI yang baru pulang dari luar negeri.

Seluruh PMI yang baru tiba di Indonesia akan diwajibkan menjalani serangkaian tahapan screening. Pengawasan dilakukan dengan melibatkan Pangdam dan Kapolda di seluruh wilayah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.


"Hal ini dilakukan untuk memudahkan kontrol terhadap TKI yang pulang ke Tanah Air," papar Wiku. "Sekaligus mencegah adanya oknum yang melakukan pelanggaran terkait prosedur kedatangan ke Tanah Air."

Sebelumnya, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, menjelaskan bahwa satu WNI yang terpapar varian B1617 adalah seorang tenaga kesehatan (nakes). "Kebetulan kasus ini pada nakes, yang banyak berhubungan dengan pasien-pasien juga merupakan WNA," ungkap Nadia dalam konferensi pers pada Selasa.

Kemenkes sendiri akan melakukan penelusuran asal penularan B1617 terhadap nakes tersebut. Hingga kini masih belum bisa dipastikan apakah varian baru tersebut berasal dari transmisi lokal atau kasus impor.

Adapun nakes yang terpapar varian baru tersebut disebut telah mendapatkan suntikan vaksinasi COVID-19. Nakes tersebut dilaporkan hanya mengalami gejala ringan meski terpapar varian B1617.

"Walaupun beliau tertular B1617, gejala yang dirasakan ringan sehingga beliau hanya melakukan isolasi," ungkapnya. "Begitu juga dengan suami dan anaknya tidak dirawat di rumah sakit."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts