Terjerat Banyak Kontroversi, Pemerintah Tiongkok Tunda Produksi 'Youth With You' Jelang Final
TV

Setelah menyebabkan banyak kontroversi, produksi 'Youth With You' season 3 terpaksa dihentikan. Padahal, program ini akan menayangkan episode final pada Sabtu (8/5) besok.

WowKeren - "Youth With You" season 3 akan menayangkan episode final pada Sabtu (8/5) besok. Sayangnya, produksi program yang dijuluki "Produce 101" versi Tiongkok ini mendadak dihentikan.

Biro media pemerintah di Beijing, Tiongkok, memutuskan untuk mengambil alih program menyusul sejumlah kontroversi yang menerpa "Youth With You". Mulai dari pengunduran diri Tony Yu hingga aksi pemborosan oleh penggemar.

Diketahui, "Youth With You" mulai menarik perhatian di kalangan penggemar K-Pop selama musim keduanya tahun lalu karena Lisa BLACKPINK (Black Pink) bergabung sebagai mentor tari. Tahun ini, Lisa kembali mengulangi perannya sehingga "Youth With You" menarik lebih banyak perhatian.

Dengan sekitar 600 juta suara global, "Youth With You 3" telah mengejutkan penggemar sejak pemutaran perdananya di bulan Februari. Namun setelah menyebabkan beberapa kontroversi, program ini ditangguhkan mulai Rabu (5/5) lalu.

Kontroversi paling terkenal muncul awal pekan ini ketika Tony Yu, trainee peringkat pertama, mundur dari kompetisi. Ia memutuskan hengkang karena beberapa alasan, seperti skandal layanan prostitusi dan perdagangan narkoba di bisnis karaoke yang diduga dilakukan orangtuanya.


Tony Yu juga menuai sorotan karena menulis kewarganegaraannya sebagai orang "Kanada" ketika menjadi peserta "Produce X 101". Bagi netizen Tiongkok, hal itu dianggap sebagai penghinaan terhadap warisan negara karena memiliki status kewarganegaraan ganda di sana merupakan tindakan ilegal.

Selain itu, program ini juga dikritik karena aksi pemborosan yang dilakukan oleh penggemar demi mendapat tiket voting untuk memilih trainee favorit. Aksi itu bermula ketika sebuah perusahaan susu Tiongkok meluncurkan produk khusus kerja sama dengan "Youth With You" season 3, dengan menempelkan kode QR pada tutup wadahnya.

Untuk mendapat kode tersebut, penggemar harus membuka kemasan susu dan memindainya dengan ponsel mereka. Namun karena penggemar hanya membutuhkan kode QR, susu dari produk itu dibuang secara percuma di saluran pembuangan setempat.

Diperkirakan ada 270 ribu botol susu dibuang hanya untuk kepentingan tersebut. Saat berita menyebar, kritik terhadap fandom idol sekaligus "Youth With You" semakin meningkat. Banyak netizen, termasuk netizen Korea, yang menyayangkan susu tersebut dibuang percuma, ketika bisa dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts