Jangan Senang Dulu! Pemudik Lolos Penyekatan Belum Tentu Bisa Sampai Kampung Halaman
Instagram/dishubsurabaya
Nasional
Mudik di Tengah Corona

Beberapa pemudik berhasil lepas dari cegatan polisi di titik penyekatan. Kendati demikian polisi memastikan bahwa para pemudik lolos ini belum tentu berhasil sampai ke kampung halaman.

WowKeren - Aparat gabungan menyiapkan sejumlah titik penyekatan menyusul larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021. Namun beberapa kali pula pemudik banyak yang lolos dari penyekatan tersebut, kebanyakan karena petugas tak mampu membendung banyaknya pemudik.

Kendati demikian, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan mengingatkan agar pemudik yang berhasil lolos penyekatan agar tidak jumawa. Sebab meski dilepas petugas di salah satu titik, belum tentu pemudik tersebut tetap bisa sampai ke kampung halaman.

Pasalnya petugas di setiap pos penyekatan sudah melakukan koordinasi agar kembali melakukan cegatan untuk pemudik-pemudik yang lolos. Hendra sendiri menegaskan hal ini dalam konteks pemudik yang berhasil lolos dari titik penyekatan di Kedungwaringin, Bekasi, Jawa Barat.

"Kita koordinasi dengan Karawang, Purwakarta Subang, Cirebon, daerah penyekatan lain untuk melakukan penyekatan kembali," kata Hendra, Senin (10/5). "Tidak berarti kita lepas di sini, di sana tidak disekat ya."


Dijelaskan Hendra, setiap kota/kabupaten memiliki pos penyekatan masing-masing. Sehingga pemudik yang lolos dari satu titik penyekatan masih akan berhadapan dengan titik-titik cegatan di depannya.

Sedangkan setelah kemacetan parah di Kedungwaringin yang berujung pembukaan titik penyekatan, kini situasi sudah mulai kondusif. "Kita lepas sementara namun kita tutup lagi, koordinasi Bekasi, Karawang, Subang, Cirebon nanti kita selalu koordinasi," pungkas Hendra, dikutip pada Selasa (11/5).

Operasi Ketupat Jaya 2021 yang fokus pada larangan mudik Lebaran dimulai pada Kamis (6/5) pukul 00.00 WIB pekan lalu dan akan berakhir Senin (17/5) pekan depan. Petugas akan melakukan penyekatan kepada warga yang hendak mudik, beberapa di antaranya diminta untuk putar balik kembali ke lokasi awal.

Perjalanan yang hanya boleh dilakukan adalah kendaraan angkutan barang atau logistik dan kendaraan dinas. Selain itu warga yang hendak mengunjungi orang meninggal dunia atau sakit, dan ibu hamil yang akan bersalin juga berhak melewati titik penyekatan.

Namun meski kena cegatan, beberapa pemudik masih nekat melanjutkan perjalanan untuk kembali ke kampung halaman. Bahkan ada yang nekat berjalan kaki melanjutkan perjalanan.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts