Niat Racik Petasan Demi Meriahkan Lebaran, Malah Meledak Hingga Tewaskan 3 Orang
AccuWeather
Nasional
Idul Fitri 2021

Niat memeriahkan Lebaran malah berbuah petaka ini terjadi di Kebumen menjelang buka puasa terakhir pada Rabu (17/5) petang kemarin. Total 3 orang tewas dan 5 lainnya luka-luka.

WowKeren - Hari Idul Fitri 1442 Hijriah tahun ini masih dirayakan di tengah pandemi COVID-19. Meski demikian, antusiasme dan upaya untuk memeriahkan hari kemenangan ini tak pudar.

Salah satunya adalah dengan menyalakan petasan yang sayangnya malah menjadi tragedi. Insiden nahas ini terjadi pada Rabu (12/5) di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Jawa Tengah yang menelan hingga 3 korban jiwa.

Untung (55) adalah salah satu warga yang harus menelan pil pahit mendapati buah hatinya, Muhammad Taufiq Hidayat (27) menjadi korban dalam peristiwa ini. Putranya meninggal dunia akibat ledakan yang terjadi menjelang waktu berbuka puasa terakhir, yakni sekitar pukul 17.30 WIB.

"Saat kejadian, saya tidak tidak di rumah. Saya berada di belakang rumah," tutur Untung menggambarkan situasi kala insiden miris berlangsung.

Kala itu tiba-tiba terdengar ledakan dengan suara yang begitu menggelegar. Untung segera berlari ke arah suara yang merupakan rumahnya, menciptakan rasa panik tersendiri bagi dirinya.


Tampak di mata kepala Untung sendiri para korban bergelimpangan. Menurut kesaksian Untung, beberapa korban bahkan sudah tak bisa dikenali, termasuk putranya sendiri.

"Sudah pada tergeletak, tidak bergerak. Darah di mana-mana. Sampai saya tidak bisa mengenali wajah anak saya," imbuhnya.

Untung mengakui bahwa anaknya dan beberapa pemuda sekitar sengaja merakit petasan untuk memeriahkan momen Lebaran. Mereka meracik sendiri dengan menggunakan kertas bekas sesuai pengalaman.

Untung tidak tahu dari mana putranya mendapatkan serbuk petasan. Sebab mendiang anaknya memang baru saja kembali dari perantauan.

Untung mengaku telah menegur anaknya lantaran lingkungan sekitar tidak terlalu menyukai suara petasan. Namun siapa menyangka bahwa niat untuk memeriahkan hari kemenangan itu malah berujung petaka.

Tiga orang dilaporkan meninggal, yakni Taufik putra Untung, Rizky (19), dan Sugiyanto (23). Sedangkan ada 5 orang lain yang menderita luka-luka akibat peristiwa ini.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts