Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo Jateng Usai Wisatawan Selfie, 9 Orang Hilang
pixabay.com/Ilustrasi
Nasional

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna menjelaskan bahwa insiden perahu terbalik tersebut terjadi pada Sabtu (15/5) hari ini sekitar pukul 12.15 WIB.

WowKeren - Sebuah perahu fiber yang berisi wisatawan terbalik di Waduk Kedung Ombo, Kecamatan Kemusuk, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada Sabtu (15/5). Dalam kejadian nahas tersebut, sembilan orang masih dinyatakan hilang.

"Kami laporkan dari wilayah waduk Kedung Ombo," tutur Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna. "Barusan terjadi kecelakaan air terbaliknya perahu wisatawan yang berisi kurang lebih 20 orang."

Menurut Iskandar, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. Diketahui, kapasitas perahu tersebut sebenarnya hanya untuk 15 orang saja, namun kala insiden terjadi ada sekitar 20 orang yang berada di atas perahu. Perahu juga dilaporkan tak dilengkapi alat keselamatan atau pelampung.

"Diperkirakan jumlah korban 20 orang," ungkap Iskandar kepada CNN Indonesia. "Dengan rincian 11 orang ditemukan selamat, sembilan orang masih dalam pencarian."


Iskandar menjelaskan bahwa para penumpang berkumpul di satu titik untuk mengambil foto selfie sebelum insiden terjadi. Perahu akhirnya kehilangan keseimbangan dan terbalik membuat para penumpang tercebur ke air.

"Kronologinya para wisatawan ini menaiki perahu, berputar-putar," jelas Iskandar. "Ketika kembali mereka semua foto selfie dan menumpuk di ujung, sehingga perahu tidak seimbang dan terbalik."

Pencarian para korban yang hilang tersebut masih dilakukan. Pihak polisi air bekerjasama dengan TNI, BPBD dan Tim SAR, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Sementara itu, korban yang telah ditemukan kini masih berada di lokasi dengan kondisi was-was karena anggota keluarga mereka masih dinyatakan hilang. "Yang sudah ditemukan masih di TKP karena mereka juga shock, dan masih menunggu keluarganya belum ketemu. Jadi masih di sekitar pantai," tutur Iskandar.

Adapun identitas korban yang belum ditemukan adalah Siti Mukaromah, Wilda, Niken Safitri, Tituk Mulyani, Ana, Zamzam, Jalal, dan Desti. Sedangkan korban yang telah ditemukan adalah Alya, Mustakim, Suswanti, Laras, Supriyadi, Andre, Khoirunisa, Rifki Edi, Andi, Adi, Tinuk.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts