Pemerintah telah mempersiapkan segala hal guna menghadapi lonjakan COVID-19 pascalibur lebaran terjadi. Satgas COVID-19 memberikan tanda khusus bagi rumah yang tengah menjalani isolasi mandiri.
- Wahyu
- Rabu, 19 Mei 2021 - 11:14 WIB
WowKeren - Masa libur lebaran telah usai, masyarakat telah kembali beraktivitas seperti biasanya, termasuk para pemudik yang telah kembali dari kampung halamannya. Sejumlah pemudik ditemukan terpapar COVID-19 sepulangnya dari luar kota.
Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Lurah di DKI Jakarta menyambangi rumah warga yang tengah melakukan isolasi mandiri akibat positif COVID-19 pascamudik lebaran 2021. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyampaikan bahwa pihaknya memberikan tanda terhadap setiap rumah tersebut dengan stiker khusus.
"Kami sudah ada inovasi juga menempelkan stiker di depan rumahnya apakah ini isolasi mandiri," terang Yusri saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (19/5).
Yusri mengatakan bahwa Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta memberikan perhatian khusus kepada warga yang pulang usai melakukan mudik atau perjalanan luar kota. Menurutnya, setiap warga yang kembali dari mudik harus memastikan dirinya tidak terpapar COVID-19.
Pemerintah sendiri juga telah menetapkan kebijakan bagi para pemudik yang kembali ke kediamannya harus menyertakan surat keterangan bebas COVID-19, kemudian diperiksa oleh petugas di pos-pos penyekatan. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya lonjakan kasus COVID-19 pascalibur lebaran 2021.
"Ini adalah upaya yang kita lakukan," jelas Yusri. "Kita mengharapkan warga Jakarta mematuhi protokol kesehatan, dalam ini 5M, sementara kami sebagai petugasnya akan melaksanakan kegiatan 3T, testing, tracing, dan treatment."
Yusri menambahkan, masyarakat juga harus berperan aktif mengawasi lingkungannya. Ia berharap masyarakat dapat menginformasikan bila ada pemudik yang belum melakukan swab antigen kepada petugas Satgas COVID-19 mikro.
"Ada yang warga lain yang mengetahui warganya pulang mudik dan belum melakukan swab silahkan dilaporkan kepada gugus tugas di tingkat komunitas atau mikro," tutup Yusri. "Kami akan menjemput ke sana untuk lakukan swab di situ."
Lebih lanjut, Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya juga sudah memeriksa kesiapan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran untuk menampung pemudik yang positif COVID-19. Hal itu juga menunjukkan bahwa RSD Wisma Atlet telah siap menghadapi apabila lonjakan COVID-19 pascalibur lebaran terjadi.
(wk/wahy)